Setiap Guru Honorer Bisa Ikut Maksimal Tiga Kali Seleksi PPPK

    Ilham Pratama Putra - 23 November 2020 15:38 WIB
    Setiap Guru Honorer Bisa Ikut Maksimal Tiga Kali Seleksi PPPK
    Mendikbud Nadiem Makarim.Zoom
    Jakarta: Pemerintah membuka rencana seleksi guru honorer. Guru honorer memiliki kesempatan untuk menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

    "Pada hari ini pemerintah secara resmi mengumumkan rencana seleksi guru PPPK tahun 2021," ujar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem dalam siaran Youtube Kemendikbud, Pengumuman Seleksi Guru PPPK tahun 2021, Senin, 23 November 2020.

    Menurut Nadiem banyak guru honorer yang layak menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN). Seleksi terhadap guru honorer ini akan dilaksanakan secara online.

    Formasi yang dibuka sebanyak satu juta guru honorer. Dan satu orang guru honorer memiliki kesempatan sebanyak tiga kali dalam mengikuti seleksi.

    "Ini salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan pelayanan kepada para peserta didik adalah melalui penyediaan tenaga pendidik yang berstatus ASN," ujarnya.

    Nadiem meminta adanya koordinasi antar lintas kementerian dan lembaga dalam menyerap guru honorer. Pemerintah Daerah (Pemda) juga diminta menyampaikan berapa banyak kebutuhan guru ASN di wilayahnya.

    "Mengenai peta kebutuhan, pengusulan formasi, kebutuhan alokasi anggaran untuk gaji, beserta tunjangan melekatnya, serta proses rekrutmen," sambung Nadiem.

    Baca: Satu Juta Guru Honorer Bakal Diangkat PPPK, Seleksi Dimulai 2021

    Program ini bertujuan untuk mencukupi kebutuhan guru ASN di Indonesia. Nadiem menyebut Indonesia saat ini kekurangan satu juta guru ASN.

    "Jumlah guru ASN yang tersedia di sekolah negeri hanya 60 persen dari jumlah kebutuhan seharusnya. Jumlah ini pun dalam empat tahun terus menurun rata-rata enam persen setiap tahun. Hal ini menyebabkan sulitnya tercapai pelayanan yang optimal bagi para siswa," jelasnya.

    Ketika kebutuhan guru ASN telah terpenuhi, dia berharap adanya peningkatan kualitas pendidikan Indonesia. Selain itu rekrutmen ini juga bertujuan untuk kesejahteraan guru honorer.

    "Melalui rekrutmen guru pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja PPPK. Selain memastikan ketersediaan pengajar handal, kebijakan ini membuka peluang perbaikan kesejahteraan bagi para guru honorer di berbagai wilayah di Tanah Air, yang memang layak menjadi ASN," pungkasnya.

    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id