comscore

Kekurangan Guru, Pemkab Malang Ajukan 4.700 Formasi CPNS

Daviq Umar Al Faruq - 30 November 2021 18:53 WIB
Kekurangan Guru, Pemkab Malang Ajukan 4.700 Formasi CPNS
Guru sedang mengajar di muka kelas. Foto: MI/Panca Syurkani
Malang: Wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur, dilaporkan kekurangan guru. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang kini tengah mengajukan ke pemerintah pusat dengan formasi CPNS sebanyak 4.700 guru.

"Kekurangan itu dikarenakan sejak ada yang pensiun, belum terisi lagi," kata Bupati Malang, M Sanusi, saat acara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Fungsional Pengawas Sekolah dan Pengukuhan Kepala Sekolah di lingkungan Pemkab Malang di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Selasa 30 November 2021.
Sanusi menambahkan, Pemkab Malang juga kini tengah berjuang untuk mengatasi praktik pungutan liar (pungli) di dunia pendidikan. Sehingga ia meminta seluruh pihak ikut menyosialisasikan dan menjaga. 

"Mesti ada hubungannya dengan wali murid. Maka jika ditemukan ada pungutan di luar ketentuan, maka laporkan saja ke Inspektorat," jelasnya.

Selain itu, Sanusi juga mengingatkan kepada para guru untuk menjaga perilakunya agar tidak sampai mengalami perceraian. Pasalnya, kasus perceraian di Kabupaten Malang dijumpai masih tinggi, di antaranya dialami para guru dan tenaga kesehatan. 

"Sekalipun, jodoh cerai dan mati itu memang takdir Allah SWT. Hal ini supaya dijaga karena yang izin perceraian itu masuknya ke Bupati," ujarnya.

Sementara itu, sebanyak 536 guru dilantik dan dikukuhkan Bupati Malang. Pelantikan dibagi dalam dua sesi meliputi Kepala Sekolah TK/SD/SMP berjumlah 456 orang, pengawas 47 orang dan Koordinator Wilayah per kecamatan 33 orang.

Baca juga:  P2G Mendesak Pemerintah Perbaiki Sistem Seleksi Guru PPPK

Rincian sesi 1 sebanyak 274 orang guru yang mengikuti Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Fungsional Pengawas Sekolah dan Pengukuhan Kepala Sekolah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang. Kemudian, sesi 2 sebanyak 262 orang guru menjalani Pengukuhan Kepala Sekolah dan Koordinator Wilayah Dinas Pendidikan Kecamatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang.

Sanusi mengajak seluruh tenaga pendidik di Kabupaten Malang untuk bersama-sama berupaya meningkatkan mutu pendidikan. Sehingga anak didik mendapat kemajuan pengetahuan yang dapat diukur atau penilaian kualitasnya dari hasil ujiannya. 

"Harapannya, goal-nya nanti adalah untuk menghasilkan dan memiliki SDM unggul yang dibuktikan dengan kecakapan dan kepintaran anak didik. Itu bisa terlihat dari hasil kompetisi tentang keilmuan, teknologi, keahlian dan prestasinya baik secara nasional," katanya.

Sanusi juga menegaskan bahwa posisi Kepala Sekolah per hari ini sudah terpenuhi semua, alias sudah terisi.

"Tentunya, para guru, pengawas dan kepala sekolah ini juga harus mewujudkan Budaya Kerja 5K yakni Kerja Keras, Kerja Cerdas, Kerja Ikhlas, Kerja Tuntas dan Kerja Prestasi," tegasnya.


(CEU)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id