Kebiasaan Ganti Menteri Ganti Kebijakan Harus Dihilangkan

    Ilham Pratama Putra - 30 November 2020 12:33 WIB
    Kebiasaan Ganti Menteri Ganti Kebijakan Harus Dihilangkan
    Ilustrasi. Foto: MI/Barry Fathahillah
    Jakarta: Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim mengatakan, dirinya ingin perubahan-perubahan yang dia lakukan di dunia pendidikan tidak lagi diubah setelah masa jabatannya selesai. Kebiasaan mengganti menteri berarti berganti kebijakan harus dihilangkan.

    Untuk itu, dia terus berupaya menciptakan formula pendidikan untuk jangka waktu yang lama. Salah satunya membuat program guru penggerak.

    Bagi Nadiem, guru penggerak memiliki peran untuk melanjutkan transformasi pendidikan. Guru penggerak hadir untuk terus memantau dan mengawasi berjalannya pendidikan sesuai kebutuhan masa depan.

    "Karena itulah guru penggerak ini penting. Mereka bukan sekadar mengejar kompetensi. Tapi menjadi pemimpin dan mementor guru lain. Menjadi pengawas sekolah di masa depan dengan membentuk kualitas yang jelas. Makanya mereka dites dengan standar yang jelas secara nasional," kata Nadiem dalam Kick Andy di Metro TV, Minggu, 29 November 2020.

    Baca juga:  Kepala Sekolah dan Guru Satu Tim Sebagai Agen Perubahan

    Karena hal itulah Nadiem gencar mencari guru penggerak. Saat ini sebenarnya sudah banyak guru penggerak, namun keberadaan mereka sulit ditemukan.

    "Banyak sekali guru penggerak di seluruh penjuru Tanah Air. Cuma benar mereka banyak yang belum dimerdekakan, belum banyak dibantu, belum banyak terekspos. Padahal mereka ini, guru penggerak inilah yang terus mencari solusi inovatif, untuk bisa membantu anak-anaknya mencapai kualitas murid dan menggerakkan potensi sekolah," pungkas Nadiem.

    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id