comscore

Calon Kepala Sekolah Wajib Kantongi Sertifikat Guru Penggerak, Ini Kekhawatiran Guru

Ilham Pratama Putra - 21 Januari 2022 15:50 WIB
Calon Kepala Sekolah Wajib Kantongi Sertifikat Guru Penggerak, Ini Kekhawatiran Guru
Guru sedang mengajar di muka kelas. Foto: MI/Barry Fathahillah
Jakarta: Memiliki sertifikat guru penggerak akan menjadi syarat wajib seorang guru jika ingin menjadi calon kepala sekolah. Hal itu tertuang dalam Peraturan Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Permendikbudristek) nomor 40 tahun 2021 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah.

Namun guru yang belum memiliki sertifikat guru penggerak masih memiliki kesempatan menjadi kepala sekolah atas penunjukan oleh Pemerintah Daerah. Hal itu juga tertuang dalam Permendikbudristek yang sama.
Masih adanya kesempatan bagi guru tak bersertifikat guru penggerak menjadi kepala sekolah, membuat guru bersertifikat guru penggerak pesimistis. Pasalnya kewenangan Pemda untuk menentukan kepala sekolah masih sangat besar.

"Respons guru kalau secara umum sih sedikit pesimis, mengingat kewenangan pemda untuk menentukan kepala sekolah masih besar. Sudah menjadi rahasia umum bahwa kepala sekolah secara organik telah menjadi perpanjangan tangan para Kepala Daerah, baik Gubernur, Walikota maupun Bupati menjadi mesin politik bagi mereka untuk meraih dukungan masyarakat," kata Wasekjen Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) Fahriza Tanjung,  kepada Medcom.id, Jumat 21 Januari 2022.

Ia mengakui, kebutuhan calon kepala sekolah yang memiliki sertifikat guru penggerak memang dapat dikoordinasikan dengan Pemda. Namun karena masih ada celah untuk Pemda menunjuk, maka penunjukkan berlandaskan syarat sertifikat masih sangat berat.

"Idealnya, kewenanangan pengelolaan guru langsung dilakukan oleh Pemerintah Pusat. Kalaupun tidak seluruh aspek, minimal untuk kewenangan pengangkatan Kepala Sekolah diserahkan ke Pemerintah Pusat. Sehingga Permendikbudristek ini dapat berlaku efektif," ungkapnya.

Baca juga:  Kemendikbudristek Dinilai Inkonsisten Soal Kebijakan Penunjukan Kepala Sekolah

Pada bagian lain Permendikbudristek ini juga telah menimbulkan kegalauan bagi guru yang terlibat dalam program guru penggerak. Karena tidak semua guru yang terlibat dalam program guru penggerak sebagai guru penggerak tetapi juga ada yang posisinya sebagai pengajar praktik, fasilitator dan asesor.

"Apakah mereka juga dapat dikategorikan sebagai guru yang menerima sertifikat guru penggerak ketika program guru penggeraknya usai? tentu ini tidak mudah," tutupnya.


(CEU)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id