70 Guru Paling Dedikatif, Inovatif, dan Inspiratif Diganjar Penghargaan

    Ilham Pratama Putra - 24 November 2020 10:43 WIB
    70 Guru Paling Dedikatif, Inovatif, dan Inspiratif Diganjar Penghargaan
    Malam apresiasi guru di Jakarta. Foto: Medcom/Ilham Pratama Putra.
    Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memberikan apresiasi kepada 70 orang guru paling dedikatif, inovatif dan inspiratif selama masa pandemi covid-19. Apresiasi ini diberikan dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional yang jatuh pada 25 November 2020.

    "Malam apresiasi ini, tidak berhenti di sini. Maka teruslah berkarya, tebarlah magnet baik, jadilah teladan, pandemi bukan halangan tapi kesempatan kita berkreasi, berinovasi untuk maju," kata Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikbud, di Hotel Millenium Jakarta Pusat, Senin malam, 23 November 2020.

    Guru yang mendapat apresiasi ini telah melalui serangkaian proses. Mereka menyusun pedoman pembelajaran, sosialisasi program, seleksi berkas, seleksi naskah, hingga seleksi presentasi. 

    Seluruh rangkaian proses itu sudah dimulai pada 25 Agustus 2020. Mulanya seleksi diikuti 781 baik guru dan kepala sekolah dari 34 provinsi, namun hanya 70 orang yang diganjar apresiasi untuk 14 kategori.

    Baca: Nadiem Jamin Seleksi Sejuta Guru Honorer Jadi PPPK Berjalan Adil

    Dari 14 kategori delapan kategori di antaranya diberikan kepada guru dan Kepala Sekolah Dedikatif dan Inovatif untuk tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Sekolah Luar Biasa (SLB), dan Sekolah Penyelenggara Pendidikan Inklusif (SPPI). Enam kategori diberikan kepada Guru dan Kepala Sekolah Inspiratif untuk tingkat SMA, SMK, dan Pendidikan Khusus (SLB dan SPPI). 

    "Apresiasi ini untuk menumbuhkan kebanggan semangat berkaraya memberikan layanan terbaik kepada sisiwa. Apa yang terjadi dalam proses sangat luar biasa, tebarlah praktik baik sesama guru dan kepala sekolah. Yakinlah usaha kita berbuah hasil manis baik dalam waktu singkatbatau untuk masa yang akan datang," jalas Iwan.

    Dia berharap dengan apresiasi ini, guru lebih terdorong lagi untuk berdedikasi dan berinovasi. Hal ini sejalan dengan program guru penggerak yang mampu menciptakan ekosistem yang baik untuk pendidikan.

    "Guru-guru hebat yang melayani siswa menjadi pemimpin. Kalau kita punya pemimpin yang bagus, kita punya ekosistem yang bagus. Melahirkan calon-calon pemimpin daerah yang ada guru penggeraknya maka daerah itu semakin bagus. Intinya ini bertujuan untuk pembelajaran yang berpusat pada siswa itu sebenernya esensinya," ujar Iwan.

    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id