Guru Honorer Berusia Di Atas 35 Tahun Boleh Ikut Seleksi PPPK

    Arga sumantri - 24 November 2020 15:51 WIB
    Guru Honorer Berusia Di Atas 35 Tahun Boleh Ikut Seleksi PPPK
    Ilustrasi. Foto: MI/Bary Fathahillah
    Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memastikan seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada 2021 boleh diikuti semua guru honorer. Termasuk, mereka yang berusia di atas 35 tahun.

    "Semua guru honorer bisa mengikuti seleksi. Termasuk yang 35 tahun ke atas, on kategori. Tidak ada pembatasan seperti sebelumnya," kata Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud Iwan Syahril dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR secara virtual, Selasa, 24 November 2020.

    Iwan mengatakan, seleksi program pengangkatan sejuta guru honorer menjadi PPPK juga bisa diikuti mereka yang tidak memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK), yang merupakan Nomor Induk bagi seorang Guru atau Tenaga Kependidikan (GTK). Paling penting, guru honorer tersebut terdata di Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

    "Kalau istilah Mas Menteri (Mendikbud Nadiem Makarim) bilang, ini seleksi paling demokratis. Haknya semuanya sama," ujarnya.

    Menurut Iwan, kebijakan ini jadi pembeda sistem rekrutmen yang telah dilakukan sebelumnya. Seleksi sejuta guru honorer menjadi PPPK tahun depan juga bisa diikuti maksimal tiga kali oleh mereka yang belum lolos seleksi.

    "Disediakan juga platform belajar. Jadi sebetulnya modalnya tinggal kemauan," ungkap Iwan.

    Baca: SK Guru PPPK Hasil Seleksi 2019 Dijanjikan Rampung 2021

    Senada, Deputi bidang SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) Teguh Widjinarko juga menegaskan seleksi PPPK pada 2021 terbuka bagi guru dengan semua kategori usia. Termasuk, mereka yang berusia mendekati masa pensiun.

    "Berusia setahun sebelum masa pensiun yakni usia 59 tahun, silakan juga bisa mendaftar. Jadi intinya dibuka kesempatan bagi mereka yang usianya di antara 35-59 tahun, selama memenuhi persyaratan yang ditentukan," ujar Teguh.

    Menurut Teguh, pemerintah juga membuka kemungkinan guru honorer kategori K2 bisa ikut seleksi PPPK pada tahun depan. Mekanismenya akan diatur lebih lanjut.

    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id