Guru Lolos Seleksi PPPK Bakal Digaji Rp4 Juta

    Ilham Pratama Putra - 23 November 2020 18:39 WIB
    Guru Lolos Seleksi PPPK Bakal Digaji Rp4 Juta
    Menteri Keuangan Sri Mulyani. Foto: Tangkapan layar.
    Jakarta: Pemerintah bakal merekrut satu juta guru honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian kerja (PPPK) di 2021. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyebut guru honorer yang lolos seleksi akan menikmati gaji seperti Aparatur Sipil Negara (ASN).

    "Mereka akan mendapatkan gaji sebagai ASN dan tunjangan kinerja sejenisnya, sebesar Rp4.060.490 bagi guru yang menikah dan memiliki dua anak dari sisi total tunjangan kinerjanya," kata Sri dalam siaran YouTube Kemendikbud, Pengumuman Seleksi Guru PPPK tahun 2021, Senin 23 November 2020.  

    Sri menambahkan, anggaran penggajian guru PPPK 2021 diambil dari dana cadangan APBN. Anggaran yang tersedia untuk menggaji ASN pusat maupun yang baru itu sebesar Rp1,46 triliun.

    "Mekanismenya setelah formasi guru ditetapkan masing-masing kabupaten daerah, kalau sudah diangkat PPPK, dan teregistrasi di Badan Kepegawaian Negara (BKN), maka pembayaran gajinya melalui APBD dan kami yang akan melakukan transfer umum," terang Sri.

    Bagi Sri hal ini merupakan langkah perbaikan kesejahteraan guru. Namun harus dipastikan pula kualitas guru tetap dapat terjaga.

    "Tentu kita berharap para guru yang tadi 1,6 juta yang statusnya sekarang honorer akan bisa melakukan persiapan, sehingga bisa diterima dengan kualitas sesuai dengan ujian yang akan ditetapkan," ujar Sri.

    Baca: Pengajuan Kebutuhan Guru PPPK Diperpanjang Hingga 31 Desember

    Dalam kesempatan yang sama, Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan, guru honorer tanpa status yang jelas sangat merugikan yang bersangkutan. Dengan status sebagai ASN, diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik di seluruh Tanah Air, yang kemudian paralel dengan peningkatan kualitas peserta didik.

    "Guru punya peran yang sangat penting untuk menghasilkan Sumber Daya Manusia unggul. Diperlukan tenaga pendidik yang memiliki kompetensi tinggi, dan tidak boleh dilupakan jumlahnya harus memadai sesuai sebaran satuan pendidikan di seluruh Tanah Air," terang Ma'ruf.

    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id