comscore

Wow! Guru Penggerak Diklaim 99,9% Berhasil Tingkatkan Kemampuan Inovasi Guru

Citra Larasati - 21 Januari 2022 18:29 WIB
Wow! Guru Penggerak Diklaim 99,9% Berhasil Tingkatkan Kemampuan Inovasi Guru
Ilustrasi/Medcom.id
Jakarta:  Program Guru Penggerak Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) dinilai berdampak baik bagi para guru. Hal ini tercermin dari hasil survei Indikator Politik Indonesia pada akhir 2021 kepada 983 responden yang menyambut Program Guru Penggerak (PGP) dengan positif.

Sebanyak 99,9 persen guru (68,5 persen sangat setuju dan 31,4 persen setuju) menilai program Guru Penggerak berhasil meningkatkan kemampuan guru berinovasi.  Direktur Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, dan Tenaga Kependidikan, Praptono, menegaskan, Merdeka Belajar bertujuan mendukung para guru makin mandiri dan memerdekakan para murid.

 



Peneliti Senior Direktur Riset Indikator Politik Indonesia, Adam Kamil, menerangkan bahwa survei menemukan para responden merasakan beragam manfaat program baik bagi individu guru dan sekolah, serta efektif meningkatkan kapasitas kepemimpinan.

Adam melanjutkan, aspek administrasi dan sistem informasi Program Guru Penggerak secara umum dinilai sudah baik. "Hampir semua setuju atau sangat setuju bahwa informasi tentang Guru Penggerak mudah diperoleh dan dipahami, sistem pendaftaran dan seleksi mudah dilakukan, persyaratan bagi pendaftar mengakomodasi minat pendaftar, dan durasi pendidikan sudah sesuai,” terang Adam. 

Platform Guru Belajar dan Berbagi juga dinilai sangat bermanfaat dan memudahkan kolaborasi menggelar pembelajaran. Sebanyak 68,5 persen responden sangat setuju dan 31,4 persen setuju PGP berhasil meningkatkan kemampuan guru berinovasi.

Sebanyak 68,3 persen sangat setuju dan 31,5 persen responden setuju Guru Penggerak berdampak baik bagi diri pribadi, murid, dan sekolah.  Sebanyak 61,4 persen responden setuju dan 38,1 persen sangat setuju bahwa PGP sukses menghasilkan pemimpin pembelajaran yang berpola pikir Merdeka Belajar dan berpihak pada murid.

Baca juga:  Guru Penggerak Diragukan Mampu Emban Beban Kerja Kepala Sekolah

Sebanyak 57 persen responden sangat setuju dan 42,8 persen setuju bahwa para Calon Guru Penggerak telah berhasil menularkan praktik baik yang dipelajari selama mengikuti program Guru Penggerak pada guru-guru lainnya. 

Para guru juga menyambut penyederhanaan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Rata-rata di atas 44% penyederhanaan RPP ini berdampak baik bagi para guru.

"Guru menilai penyederhanaan RPP mengurangi beban administrasi dan memberi keleluasaan, sehingga mereka lebih inovatif menyusun materi ajar,” jelas Adam.

Dampaknya, tambah Adam, para murid bisa belajar lebih kontekstual, lebih kreatif, dan lebih tertarik kepada materi.  Wadah digital interaksi dan inovasi guru Kemendikbudristek, gurubelajardanberbagi.kemdikbud.go.id, juga ditanggapi positif.

Platform ini dinilai sangat bermanfaat menambah pengetahuan bagi para guru dan juga untuk saling berbagi. "Platformnya juga mudah digunakan dan konten yang ada dinilai sudah sesuai kebutuhan,” terangnya,

Adam menyarankan Kemendikbudristek terus konsisten meningkatkan kapasitas guru, berhubung antusiasme guru besar. “Kombinasi program-program ini sudah cukup komplet dan harus terus dijaga mutunya, sehingga ketersediaan guru yang cepat beradaptasi terhadap perubahan juga tetap terjaga,” saran Adam.

(CEU)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id