PGRI: Peniadaan Skema CPNS untuk Guru Tindakan Diskriminatif

    Ilham Pratama Putra - 20 Januari 2021 16:23 WIB
    PGRI: Peniadaan Skema CPNS untuk Guru Tindakan Diskriminatif
    Ketua Umum PGRI Unifah Rosyidi. Zoom
    Jakarta: Ketua Umum Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Unifah Rosyidi menilai peniadaan rekrutmen CPNS bagi guru honorer merupakan kebijakan yang diskriminatif. Kebijakan ini menurutnya akan berdampak pada menurunnya kualitas pendidikan di Indonesia.

    "Ketiadaan kesempatan CPNS bagi guru adalah kebijakan yang diskriminatif. Mengancam keberadaan LPTK (Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan) sebagai lembaga penghasil guru dan menyebabkan mutu pendidikan makin menurun," kata Unifah dalam diskusi Forum Denpasar 12 bertajuk Polemik guru dan Tata Kelola Pendidikan Nasional secara daring, Rabu, 20 Januari 2021.

    Baca: Catatan Kritis Tentang Polemik Guru dan Tata Kelola Pendidikan Nasional

    Menurut Unifah, kebijakan ini pun bisa membuat para generasi muda tidak tertarik menekuni profesi guru. Ujungnya, akan ada potensi kemunduran bagi profesi guru.

    "Generasi muda yang akan datang tidak tertarik dan itu sebuah kemunduran," jelas Unifah.

    Menurut dia, guru merupakan profesi yang tidak sembarangan. Profesi guru harus mencerminkan sikap profesionalitas yang tinggi, serta kemampuan akademik yang baik.

    Dengan begitu, guru harus mendapatkan perlindungan dan kesejahteraan dari pemerintah. Keberadaan profesi guru harus terjamin di Indonesia.

    "Guru sebagai pelopor profesi di mana di dalamnya mengandung makna, yang mengandung makna bahwa sebagai profesi adalah kualifikasi akademik, profesionalisme, kesejahteraan dan perlindungan adalah bagian yang tidak terpisahkan," ungkap Unifah.

    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id