Skema CPNS Guru Diminta Tetap Ada, Kuotanya 20% dari PPPK

    Muhammad Syahrul Ramadhan - 05 Januari 2021 20:55 WIB
    Skema CPNS Guru Diminta Tetap Ada, Kuotanya 20% dari PPPK
    Ilustrasi. Foto: Antara/Andika Wahyu
    Jakarta: Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) meminta pemerintah tetap membuka seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk guru pada 2021. Kuota penerimaan bisa dibagi dengan rekrutmen guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

    Sekretaris Jenderal FSGI Heru Purnomo mengusulkan pemerintah mengalokasikan kuota setidaknya 20 persen untuk rekrutmen guru PNS dari program pengangkatan satu juta honorer tahun ini. 80 persen sisanya, guru PPPK.

    "Kalau rencana pemerintah pada 2021 merekrut guru PPPK sebanyak satu juta, maka kompsosisinya menjadi 200 ribu guru CPNS dan 800 ribu guru PPPK," ujar Heru dalam siaran pers yang diterima Medcom.id, Selasa, 5 Januari 2021.

    Heru juga meminta pemerintah tetap berpedoman pada Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN). Regulasi itu mengatur apabila guru PPPK bekerja menjalani kontrak satu tahun, berhak mengikuti seleksi atau rekrutmen dari PPPK menjadi PNS dengan kuota 20 persen.

    Baca: Rekrutmen PNS Guru Lambat Picu Membengkaknya Jumlah Honorer

    "Dengan didasarkan pada penilaian kinerjanya dan persyaratan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan," jelasnya.

    Heru mafhum, guru PPPK tak bisa diangkat otomatis bila mengacu Pasal 99 Ayat 1 UU ASN. Namun, kata dia, pemerintah perlu memastikan guru PPPK berpeluang naik status menjadi PNS. Guru PPPK bisa mengikuti semua proses seleksi CPNS sebagaimana tercantum dalam Pasal 99 ayat 2 UU tentang ASN.

    "Jika Pemerintah tidak mengangkat PPPK menjadi PNS seperti amanah Pasal 99 ayat 2 maka pemerintah pada dasarnya melanggar perundang-undangan ini", ujar Heru.

    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id