Telkom University Kembali Ambil Bagian dalam Program Bangkit 2022

    Arga sumantri - 15 November 2021 11:53 WIB
    Telkom University Kembali Ambil Bagian dalam Program Bangkit 2022
    Telkom Univertity. Foto: Dok Humas Telkom University.



    Bandung: Telkom University (Tel-U) menjadi salah satu kampus mitra program Bangkit 2022. Bangkit merupakan salah satu rangkaian program Kampus Merdeka yang dicanangkan Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. 

    Bangkit Roadshow 2022 berlangsung pada Senin, 8 November 2021, sebagai katalis bagi mahasiswa yang tertarik mengikuti program ini tahun depan. Direktur Akademik Telkom University Achmad Rizal berharap pada tahun ini mahasiswa Tel-U bisa lebih banyak yang mengikuti program ini, untuk mendapatkan pengalaman berharga dari mentor terbaik.

     



    "Program Bangkit ini, program yang sangat baik hasil kerjasama antara Kementerian dengan beberapa perusahaan teknologi besar seperti Google, GoJek dan Tokopedia, Traveloka, dan lainnya," kata Rizal dalam keterangannya, dikutip Senin, 15 November 2021. 

    Ia mengatakan, sejak tahun lalu, Tel-U juga ikut serta dalam program ini. Pesertanya ada sekitar 130-an mahasiswa dengan tingkat kelulusan 80 persen.

    Baca: Kris Sujatmoko, Dosen Telkom University Jadi Visionary Educator 2021

    Rizal menjelaskan nantinya setelah selesai mengikuti program Bangkit 2022, mahasiswa dapat melakukan konversi SKS. Mahasiswa akan mendapatkan pengalaman berkolaborasi dengan perusahaan teknologi ternama.

    "Kalaupun nanti kegiatannya menyita waktu, tidak usah khawatir karena akan mendapat konversi sebesar 20 SKS. Selain itu, pengalaman dan belajar dengan beragam perusahaan besar menjadi benefit utama dari keikutsertaan program ini," jelasnya.

    ID Program Manager Bangkit Mutiara Arumsari menjelaskan bahwa program Bangkit merupakan sebuah akademi yang digelar oleh Google untuk mencetak talenta unggul dengan skill terbaik bagi perusahaan teknologi berkelas dunia dan startup masa kini.

    "Bangkit menyediakan learning path di bidang machine learning, programming, dan cloud computing. Peserta perlu memilih di antara tiga ini mana yang paling diminati." jelas Arum.

    Program ini akan berlangsung selama 18 Minggu (Februari hingga Juli 2022). Adapun beberapa benefit bagi mahasiswa yang ikut program ini, antara lain:
    1. Kurikulum standar industri, pengajar dari praktisi, persiapan karir, dan kecakapan skill
    2. Konversi hingga 20 SKS
    3. Peluang karir suskes di perusahaan teknologi terdepan
    4. Sertifikasi global
    5. Pendanaan Inkubasi startup hingga 140 juta.



    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id