comscore

Ratusan Anak Muda Bandung Belajar Investasi dari Warren Buffett Indonesia, Lo Kheng Hong

Renatha Swasty - 04 Juli 2022 21:43 WIB
Ratusan Anak Muda Bandung Belajar Investasi dari Warren Buffett Indonesia, Lo Kheng Hong
Ilustrasi kuliah. Medcom.id
Jakarta: Ratusan anak muda mendatangi Auditorium Universitas Maranatha untuk belajar keuangan dan investasi dari Warren Buffett Indonesia, Lo Kheng Hong. Anak muda ini merupakan profil Milenial dan Gen Z asal Bandung, Jawa Barat.

Mereka menunjukkan antusiasme dalam mengikuti gelaran SimInvestival Goes to Campus dengan judul Investasi Terarah, Masa Depan Cerah. Kehadiran Lo Kheng Hong yang selalu menjadi buah bibir, baik di mata investor, trader, maupun emiten, paling ditunggu peserta.
Pengalaman Lo Kheng Hong berinvestasi dimulai pada 1989, yakni sejak dia berusia 30 tahun. Hingga saat ini, Lo Kheng Hong selalu menjadi rujukan investor karena kesuksesannya berinvestasi di dunia pasar modal.

“Harta karun kekayaan terbesar yang ada di dunia adanya di pasar modal, bukan di bawah laut. Nilainya nyata dan transparan, maka sangat disayangkan bila ada orang yang tidak mengenal pasar modal,” ujar Lo Kheng Hong dikutip dari keterangan tertulis, Senin, 4 Juli 2022.

Narasumber lain yang hadir dalam acara ini, yakni Head of Strategic and Business Development Sinarmas Sekuritas, Eyfrel Likuajang, dan mahasiswa Bisnis Universitas Maranatha, Sekar Perbayun. Narasumber juga berbagi pemahaman dan pengalaman di dunia investasi.

SimInvestival rutin mengedukasi generasi muda Indonesia terkait keuangan dan investasi menuju masa depan finansial yang lebih baik. Hal ini sejalan dengan komitmen SimInvest, brand aplikasi investasi saham online dari Sinarmas Sekuritas, untuk memperkuat literasi dan inklusi keuangan di Indonesia.

Direktur Sinarmas Asset Management, Jamial Salim, mengatakan SimInvest berkomitmen mendukung Strategi Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan Indonesia 2021-2025. SimInvest juga turut berpartisipasi dalam meningkatkan inklusi keuangan dan memperkuat pasar modal dalam menghadapi ketidakpastian perekonomian global, serta mendorong pendalaman pasar keuangan.

Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan Indonesia Tahun 2019 menyebut indeks literasi keuangan sebesar 38,03 persen dan indeks inklusi keuangan sebesar 76,19 persen. Hal ini menunjukkan masyarakat Indonesia secara umum belum memahami dengan baik karakteristik berbagai produk dan layanan jasa keuangan yang ditawarkan oleh lembaga jasa keuangan formal.

Sebanyak 635 orang mengikuti acara ini. Rinciannya, 148 orang menyaksikan langsung, 163 menyaksikan virtual melalui Zoom, dan 324 lainnya menyaksikan melalui YouTube SimInvest.
 
Baca juga: UTBK Scholarship Maranatha Buka Pendaftaran, Info Lengkapnya di Sini

 

(REN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id