comscore

Dosen UKDW Raih Best Presenter Award di International Office Conference 2021

Citra Larasati - 07 Desember 2021 11:43 WIB
Dosen UKDW Raih Best Presenter Award di International Office Conference 2021
Kepala Biro Kerjasama dan Relasi Publik UKDW, Lucia D. Krisnawati. Foto: UKDW
Jakarta:  Dosen Informatika sekaligus Kepala Biro Kerjasama dan Relasi Publik Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW), Lucia D. Krisnawati berhasil meraih International Office Conference (IOC) 2021 Best Presenter.  Penghargaan ini diselenggarakan oleh Universitas Islam Indonesia (UII) dan Universitas Padjajaran (Unpad) bekerja sama dengan Kemendikbudristek dan Forum Kantor Urusan Internasional (KUI) pada awal Desember ini.

Konferensi yang mengangkat tema “Indigenous Culture, Global Mobility, and Internationalization in Higher Education” ini membahas kemungkinan kerja sama antara universitas di Eurasia dan luar negeri, mempercepat pertukaran mahasiswa untuk memperkuat kewarganegaraan global, serta persahabatan lintas negara.
"Harapannya kerja sama antar institusi di Asia dan luar negeri dapat terjalin lebih erat," kata Lucia, dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 7 Desember 2021.

Kegiatan IOC 2021 diselenggarakan secara daring dan luring yang terdiri dari sesi preconference dan conference.  Pada sesi conference, terdapat presentasi dari universitas anggota forum KUI serta pertemuan yang membahas langkah-langkah di mana forum KUI menjadi semacam katalis internasionalisasi perguruan tinggi, yang mengawal internasionalisasi melalui mobilitas mahasiswa. 

Lucia meraih IOC 2021 Best Presenter usai mempresentasikan laporan kegiatan “Fall Program: Visual Etnography” a Case of Remodeling Cultural Exchange Program Into a Virtual Mobility
yang diselenggarakan oleh UKDW Yogyakarta berkolaborasi dengan UP 45 Yogyakarta dan UNDIRA Bali pada November 2021.

Baca juga:  UKDW Kembali Gelar Wisuda Daring, 82% Mahasiswa Lulus Tepat Waktu

Lucia menjelaskan, Online Fall Program 2021 “Visual Ethnography” bertujuan untuk memberikan
kesempatan pada peserta untuk bekerjasama.  Selain itu juga terlibat dalam lingkungan belajar antarbudaya di lingkup internasional, merangsang kreativitas dalam menggambarkan cara hidup secara metodologis dan terstruktur, melatih keterampilan memecahkan masalah dalam hal kolaborasi dan komunikasi jarak jauh, serta meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris.

Kegiatan ini diikuti oleh 51 peserta dari 6 negara yakni Indonesia, India, Filipina, Timor Leste,
Thailand, dan Jerman. Peserta program dapat mengamati kebiasaan dan berbagi wawasan tentang cara hidup yang berbeda.

Mereka juga dapat mempelajari penerapan visual ethnography dalam aspek kehidupan modern
melalui materi-materi yang disampaikan. Peserta dikelompokkan, dimana dalam satu kelompok terdiri dari beberapa mahasiswa dengan nasionalitas yang berbeda-beda, kemudian diberi proyek terkait visual ethnography dengan output berupa kompilasi video dan kolase foto.

"Dengan arahan dari dosen pembimbing, kelompok-kelompok yang terbentuk bebas memilih topik untuk proyek mereka. Kegiatan ini dapat dikonversi menjadi 2-3 SKS,” pungkasnya.

(CEU)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id