Saksi Heran Suara PKB di Desa Daleman Nihil

    Faisal Abdalla - 24 Juli 2019 04:29 WIB
    Saksi Heran Suara PKB di Desa Daleman Nihil
    Ketua Mahkamah Konstitusi Anwar Usman (tengah) bersama Majelis Hakim Mahkamah Konsititusi (MK) Arief Hidayat (kanan) dan Enny Nurbaningsih (kiri) memimpin sidang lanjutan sengketa hasil Pemilu Legislatif 2019 di gedung MK. foto: Antara/ Muhammad Adimaja
    Jakarta: Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menghadirkan saksi mandat, Fathur Rozi dalam sidang perselisihan hasil pemilu (PHPU) legislatif DPRD. PKB tak terima lantaran perolehan suara PKB di sejumlah desa di Kabupaten Sampang, nihil. 

    "Untuk di Desa Daleman, PKB mulai dari sejak didirikan (perolehan suara PKB) selalu nomor satu. Tak hanya di desa kami tapi di dapil (daerah pemilihan) itu. Tapi lucunya baru di pemilu kamarin justru suara kami yang saya perjuangkan nol," kata Fathur di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Selasa, 23 Juli 2019. 

    Fathur mengungkapkan awalnya PKB di Desa Daleman memperoleh 332 suara. Hal ini berdasarkan pada formulir C1 yang dia peroleh dari sejumlah saksi di tempat pemungutan suara (TPS). 

    Ketika rekapitulasi di tingkat Kecamatan, menurut Fathur, suara PKB masih sesuai sebagaimana tertuang dalam formuli DAA-1 Plano. Namun ketika dituang dalam formilir DAA-1, perolehan suara PKB baru berubah. 

    Fathur mengaku keteranganya itu sesuai kejadian yang sebenarnya, "saya sudah disumpah saya pantang untuk menceritakan hal-hal yang tidak saya alami artinya mengada-ada. Pertama takut masuk neraka," ujar Fathur. 

    Penegasan Fathur ini ditimpali kelakar oleh Hakim MK, Arief Hidayat. Arief mengapresiasi penegasan Fathur. 

    "Bagus, karena kalau nganu (bohong) neraka aja enggak mau terima," tutur Arief. 



    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id