KPU Bakal Bawa Usulan e-Rekap Pilkada ke DPR

    Faisal Abdalla - 06 Juli 2019 01:05 WIB
    KPU Bakal Bawa Usulan e-Rekap Pilkada ke DPR
    Komisioner KPU Viryan Azis - Medcom.id/Faisal Abdalla.
    Jakarta: Komisi Pemilihan Umum (KPU) serius mempertimbangkan rencana penerepan rekapitulasi suara elektronik (e-Rekap) pada pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020. KPU akan membawa wacana itu ke DPR.

    "Kami hari Senin, 8 Juli 2019 akan rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi II DPR RI, kami akan menyampaikan Situng (Sistem Informasi Penghitungan Suara) sebagai hasil resmi," kata Komisioner KPU, Viryan Azis di Hotel Mercure, Cikini, Jakarta Pusat, Jumat, 5 Juli 2019.

    Viryan mengatakan KPU saat ini serius mendalami wacana penerapan e-Rekap untuk Pilkada 2020. KPU masih mempertimbangkna sejumlah aspek, seperti aspek legalitas, aspek teknis, hingga aspek keamanan.

    KPU juga berkaca pada evaluasi Situng di Pemilu 2019. Meski menilai tudingan-tudingan negatif terhadap Situng tak terbukti, KPU tetap melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Situng.

    "Untuk itu evaluasi sekarang salah satu poinnya kita mencatat hal-hal yang jadi respons publik. Yang penting jadi catatan kita ke depan," ujarnya.

    (Baca: KPU Buka Peluang Terapkan e-Rekap di Pilkada 2020)

    Viryan mengatakan jika nantinya wacana ini diterapkan, KPU tak lagi melakukan rekapitulasi manual berjenjang. Rekap seluruhnya akan dilakukan secara elektronik, dan hasil Situng bisa langsung ditetapkan sebagai hasil resmi.

    "Ketika (Situng) menjadi hasil resmi, maka kegiatan rekapitulasi manual akan menyesuaikan. Misalnya, dimungkinkan tidak ada lagi rekap di tingkat kecamatan dan rekap kabupaten/kota untuk pilgub. Rekap di provinsi juga tidak ada, tetap langsung ketika sudah selesai, ada mekanisme tertentu dan di akhir dengan penetapan pilkada," tuturnya. 

    KPU akan menggelar RDP bersama Komisi II Senin, 8 Juli 2019 untuk membahas Peraturan KPU (PKPU) tahapan Pilkada 2020. Tahapan Pilkada 2020 sendiri sudah akan dimulai September 2019.

    Pilkada 2020 bakal digelar di 270 daerah. Rinciannya adalah 9 provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota. Semula Pilkada Serentak 2020 diikuti 269 Daerah. Namun bertambah menjadi 270 karena Pilkada Kota Makassar diulang pelaksanaannya.



    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id