Cara Jokowi Jaga Kebugaran Selama Kampanye Terbuka

    Theofilus Ifan Sucipto - 29 Maret 2019 06:02 WIB
    Cara Jokowi Jaga Kebugaran Selama Kampanye Terbuka
    Presiden Joko Widodo sekaligus Calon Presiden periode 2019-2024. Foto: MI/Rommy.
    Jakarta: Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo menyebut tidak ada resep khusus dalam menjaga kebugaran selama menjalani jadwal kampanye terbuka yang padat. Jokowi hanya makan dan minum dengan teratur.

    Saat menemui pendukungnya di Lapangan Ahmad Kirang, Mamuju, Sulawesi Barat, Jokowi mengatakan, menjaga pola makan sehat membantu dirinya fit selama menjalani kampanye. "Intinya makan dan minum dalam jumlah cukup dan tepat waktu sangat penting," kata Jokowi seperti dilansir Antara, Kamis, 28 Maret 2019.

    Mantan Wali Kota Solo itu juga mengaku tidak mengonsumsi suplemen tambahan seperti jamu untuk membantu dirinya bugar. "Jamu enggak saya (minum)," imbuhnya.

    Calon presiden petahana itu memang menjalani jadwal kampanye yang padat di beberapa provinsi. Sejak kampanye terbuka dibuka 24 Maret 2019, sejumlah tempat telah dikunjungi secara berturut-turut. Dalam sehari, Jokowi bisa menjalani lebih dari satu agenda. 

    Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengambil cuti selama hampir tiga pekan untuk menjalani kampanye terbuka jelang Pemilu 2019. Selama cuti, tugas negara yang bersifat operasional dan teknis diserahkan pada Wakil Presiden Jusuf Kalla. Lamanya cuti yang diambil Jokowi untuk berkampanye dinilai tidak berpengaruh pada tugasnya sebagai Kepala Negara.

    Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto mengatakan teknologi informasi sudah sedemikian maju. Sehingga, tak relevan jika kesibukan Joko Widodo sebagai calon presiden dinilai mengganggu kewajiban Kepala Negara.
     
    "Pak Jokowi sambil kampanye juga masih bisa memberikan perintah dari pesawat terbang dari daerah lain. Bukan lagi zaman romawi ini (harus) naik kuda (untuk menyampaikan pesan)," kata Wiranto di Jakarta Pusat, Rabu, 27 Maret 2019.
     
    Ia memastikan stabilitas pemerintahan tak terganggu dengan kampanye petahana. Setiap saat Presiden Jokowi bisa melakukan telewicara dan menghubungi menteri kabinet kerja terkait. 

    "Enggak akan terganggu pemerintahan saat ini walaupun presiden sedang melaksanakan kampanye," tegas Wiranto.
     
    Fungsi wapres juga dimaksimalkan ketika presiden berkampanye. Dibantu menteri, maka kapasitasnya tak jauh berbeda dengan presiden. Terlebih, tak semua menteri menjadi juru kampanye nasional petahana.



    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id