Bawaslu Putuskan Anies Tak Bersalah

Faisal Abdalla - 11 Januari 2019 20:13 wib
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Foto: Medcom.id/Nur Azizah.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Foto: Medcom.id/Nur Azizah.

Jakarta: Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Bogor menghentikan laporan terhadap Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan terkait dugaan kampanye terselubung. Anies dilaporkan lantaran mengacungkan gestur dua jari dalam acara konferensi nasional Partai Gerindra.
 
"Berdasarkan rapat kedua di Sentra Gakkumdu (penegakan hukum terpadu) memutuskan, menyimpulkan, laporan yang diduga pelanggaran yang dilakukan oleh terlapor itu tidak memenuhi unsur, sehingga dianggap tidak memenuhi unsur pidana," kata Ketua Bawaslu Kabupaten Bogor, Irvan Firmansyah ketika dikonfirmasi wartawan, Jumat, 11 Januari 2019.
 
Irvan mengatakan unsur Pasal 282 Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu yang disangkakan pada Anies tidak terpenuhi. Sebab, menurut Bawaslu, tak ada satupun keterangan saksi, ahli, maupun bukti yang dapat membuktikan bahwa perbuatan Anies menguntungkan atau merugikan salah satu peserta pemilu.
 
Selain itu, Anies sudah mengajukan izin ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk menghadiri Konferensi Nasional Partai Gerindra. Bawaslu juga menilai kegiatan Gerindra tidak tergolong kegiatan kampanye.
 
"Kegiatan itu adalah rapat internal Partai Gerindra yang rutin dilakukan setiap tahun, jadi bukan menghadiri kampanye," ujarnya.
 
Dengan demikian, kasus ini resmi dihentikan di pembahasan kedua dan tidak ditindaklanjuti prosesnya.
 
Anies sebelumnya dilaporkan Garda Nasional untuk Rakyat (GNR) karena mengacungkan dua jari yang merupakan simbol pasangan capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Baca: Anies Dilaporkan ke Bawaslu

Anies dituding melanggar Pasal 281 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Dalam Pasal 281 Ayat 1 UU Pemilu dinyatakan kampanye pemilu yang mengikutsertakan presiden, wakil presiden, gubenur, wakil gubernur, bupati, wakil bupati, wali kota, dan wakil wali kota harus memenuhi beberapa ketentuan.
 
Pertama, tidak boleh menggunakan fasilitas dalam jabatannya, kecuali fasilitas pengamanan bagi pejabat negara sebagaimana diatur dalam ketentuan peraturan perundang-undangan. Kedua, menjalani cuti di luar tanggungan negara.
 
Ketiga, cuti dan jadwal cuti dilaksanakan dengan memerhatikan keberlangsungan tugas penyelenggaraan negara dan penyelenggaraan pemerintahan daerah.




(FZN)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.