KPU Jelaskan Perbedaan Revisi Foto dan Visi Misi

    Faisal Abdalla - 13 Januari 2019 01:26 WIB
    KPU Jelaskan Perbedaan Revisi Foto dan Visi Misi
    Komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi. Foto: Medcom.id/Faisal Abdalla
    Jakarta: Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mempertanyakan sikap Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang menerima revisi foto pasangan calon presiden dan calon wakil presiden 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin dalam surat suara, namun menolak revisi dokumen visi misi. KPU menyebut keduanya merupakan hal yang berbeda. 

    "Perubahan dokumen visi misi, program dan validasi data foto dalam surat suara itu sesuatu yang berbeda," kata Komisioner KPU Wahyu Setiawan saat dikonfirmasi, Sabtu, 12 Januari 2019. 
    Wahyu mengatakan visi misi merupakan bagian tak terpisahkan dari dokumen pencalonan dan proses itu sudah berakhir. Dengan begitu, dokumen visi-misi sudah tidak bisa diubah lagi. 

    Baca: Prabowo-Sandi Dianggap Rombak Total Visi Misi

    Namun, KPU tetap mengizinkan pasangan calon untuk menyampaikan revisi visi misi dalam konteks komunikasi politik kepada masyarakat. "Itu hak masing-masing paslon. Jadi yang tak bisa diubah lagi adalah dokumen visi misi resmi-nya," kata Wahyu. 

    Pada revisi foto dalam surat suara, semua peserta pemilu diberikan hak yang sama saat rapat validasi dan approval desain surat suara, Jumat, 4 Januari 2019. Berbeda dengan dokumen visi misi, foto juga tidak masuk dalam syarat pencalonan. 

    "Karena kita ada melakukan validasi dan aproval kepada seluruh peserta pemilu, tidak hanya kepada peserta pemilu capres cawapres tetapi juga untuk calon anggota DPD, itu dilaksanakan 4 Januari di seluruh wilayah Indonesia," tandasnya. 





    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id