• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 23 NOV 2018 - RP 51.179.914.135

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Program Prabowo-Sandiaga Belum Dikenal Luas

Dian Ihsan Siregar - 06 Desember 2018 21:49 wib
Pasangan capres cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto-Sandiaga
Pasangan capres cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Foto: MI/Rommy Pujianto

Jakarta: ‎Program pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno disebut belum banyak diketahui masyarakat. Hal ini didapat dari hasil sigi Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA.

"Tidak sampai 30 persen masyarakat Indonesia yang mengenal lima program Prabowo-Sandiaga. Itu dari hasil survei 1.200 responden," ucap Peneliti LSI Rully Akbar‎, ditemui di Graha Dua Rajawali, Ramawangun, Jakarta, Kamis, 6 Desember 2018.

Dia mengatakan, program Prabowo-Sandiaga yang masih banyak belum dikenal antara lain; OK OCE dinasionalkan, gerakan emas minum susu, melarang impor, menaikkan gaji PNS, dan pengangkatan guru honorer. ‎Semua program itu, kata Rully, tak masuk dalam 10 top isu yang ramai diperbincangkan di sosial media maupun media online. 

"Porsi OK OCE dinasionalkan hanya 25,6 persen yang mendengar, gerakan emas minum susu hanya 23,5 persen, melarang impor 18,7 persen, naikan gaji PNS sebesar 13,5 persen, dan mengangkat guru honorer sebesar 10,2 persen," jelas dia.

Seperti diketahui ada 10 top isu yang ramai dibicarakan di media online maupun sosial media. Isu nomor pertama yakni hoaks Ratna Sarumpaet dengan frekuensi mencapai ‎17.440 berita, pembakaran bendera tauhid dengan frekuensi 12.140 berita, tampang Boyolali dengan frekuensi 3.920 berita.

Kemudian, ada isu politik sontoloyo dengan frekuensi 2.060 berita, politik genderuwo dengan frekuensi 1.840 berita, 4 tahun kepemimpinan Jokowi dengan frekuensi 1.640 berita, janji mobil Esemka dengan frekuensi mencapai 1.380 berita, dan pidato Games of Thrones Jokowi mencapai 800 berita. Selain itu, insiden Sandiaga yang melompati makam dengan frekuensi 608 berita, dan terakhir, Jokowi menggratiskan Jembatan Suramadu mencapai 500 berita.

Baca: Survei: Jokowi-Ma'ruf Unggul 20 Persen

Survei ini dilakukan pada 10-19 November 2018, kepada 1.200 responden. Metode yang digunakan yakni multistage random sampling dengan wawancara melalui kuisioner dan tatap muka. Margin of error survei ini sebesar 2,9 persen.


(DMR)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.