• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 23 NOV 2018 - RP 51.179.914.135

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

KPU Belum Menyurati OSO

Dheri Agriesta - 06 Desember 2018 12:40 wib
Komisioner KPU Viryan Azis - Medcom.id/Dheri Agriesta.
Komisioner KPU Viryan Azis - Medcom.id/Dheri Agriesta.

Jakarta: Komisi Pemilihan Umum (KPU) berkeras Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang harus mundur dari partai politik agar bisa maju sebagai calon anggota DPD RI. Namun, KPU belum menyurati OSO. 

"Apakah KPU sudah mengirim surat kepada Pak OSO? Kan suratnya belum ada, masih dibahas," kata Komisioner KPU Viryan Azis di Hotel Akmani, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta, Kamis, 6 November 2018. 

Viryan tak mau memerinci status OSO sebagai calon anggota DPD. Sampai saat ini, KPU belum memutuskan nasib Ketua Umum Partai Hanura itu. 

"Statusnya baik-baik saja, (saya) mau RDP (Rapat Dengar Pendapat) dulu," kata dia sambil berlalu.

Kemarin, Ketua KPU Arief Budiman meminta OSO mundur sebagai pengurus Partai Hanura. Sehingga, OSO bisa maju sebagai calon anggota DPD RI. 

Baca juga: OSO Harus Tinggalkan Hanura Demi Maju di DPD

"Semoga (OSO) mau mengundurkan diri," kata Arief di Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Rabu, 5 Desember 2018. 

Arief mengatakan KPU memutuskan tetap mengacu kepada putusan Mahkamah Konstitusi dalam kasus ini. KPU bakal memasukkan nama OSO dalam daftar calon tetap Pemilu 2019 jika Ketum Partai Hanura itu mengundurkan diri sebagai pengurus parpol. 

"Perintah PTUN kan hanya memasukkan (ke DCT) dan tidak ada perintah yang lain. Tapi kan kami diberi kesempatan untuk memutuskan (waktu untuk memasukkan ke DCT)," kata Arief. 

Baca juga: OSO Bantah Melawan Putusan MK

Arief tak memerinci tenggat waktu yang diberikan kepada OSO. Tenggat waktu itu akan disampaikan secara rinci dalam surat yang akan dikirimkan KPU nantinya. 

"Nanti segera," kata Arief.


(REN)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.