Hoaks Harga Beras dan Daging Menghina Akal Sehat

    Arga sumantri, Ilham Pratama Putra - 15 Februari 2019 14:49 WIB
    Hoaks Harga Beras dan Daging Menghina Akal Sehat
    Ilustrasi. (Foto: MI/Jhoni Kristian)
    Jakarta: Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dinilai kembali melempar berita bohong alias hoaks soal harga beras dan daging. Mantan Danjen Kopassus itu menyebut harga beras dan daging di Indonesia tertinggi di dunia. 

    "Hoaks itu menghina akal sehat, menghina kecerdasan bangsa Indonesia," kata influencer Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Inas Nasrullah Zubir, di Jakarta, Jumat, 15 Februari 2019. 

    Menurut Inas, Prabowo kurang membaca data faktual. Sejatinya, fluktuasi harga pangan mudah dicari. Bahkan, dapat pula dibandingkan dengan harga-harga di sejumlah negara.

    Merujuk data Numbeo.com, situs yang menyajikan data harga dari berbagai negara, harga beras premium di Indonesia termasuk terendah di Asia, yakni kisaran Rp12.500 sampai Rp12.800 per kilogram. Pemerintah pun mematok harga beras eceran tertinggi berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 57 tahun 2017 tentang Harga Eceran Tertinggi (HET) Beras. 

    "(HET beras) mulai Rp12.800 sampai dengan Rp13.600," ucap politikus Hanura itu. 

    Inas membeberkan harga beras di Malaysia sekitar USD1 atau setara Rp13.300 per kilogram, sementara Thailand USD1,15 atau setara Rp 16.428 per kilogram. Lalu Singapura USD2,06 atau setara Rp29.428 per kilogram

    Baca juga: Prabowo Dinilai Lempar Hoaks Harga Beras dan Daging

    Kemudian harga beras di Filipina, kata Inas, hampir sama dengan di Indonesia, yakni Rp12.700 per kilogram. Sementara Vietnam jadi negara dengan harga beras termurah di Asia Tenggara yaitu USD0,74 atau setara Rp10.571 per kilogram. 

    Untuk negara Asia, Jepang jadi negara dengan harga beras paling mahal, yakni USD3,83 atau setara Rp54.714 per kilogram. Diikuti Korea Selatan dengan harga mencapai USD3,79 atau setara Rp54.412 per kilogram.

    "Taiwan di peringkat ketiga termahal di Asia dengan USD3,29 atau setara Rp47.000 per kilogram," ucap Ketua DPP Hanura itu. 

    Juru bicara TKN Jokowi Ma'ruf Ace Hasan Syadzili mengatakan hoaks jika harga beras dan daging di Indonesia adalah yang termahal di dunia. Pada level Asia Tenggara saja, beras Indonesia termasuk murah.

    "Dibanding Malaysia dan Thailand, beras Indonesia lebih murah," kata dia.

    Baca juga: Harga Daging dan Beras Indonesia Termasuk Murah

    Ace mengungkapkan jika harga beras termahal ada di Jepang, harga daging paling tinggi justru ada Swiss. Harga daging Indonesia ada di peringkat 50, yakni 118.866 ribu rupiah per kilogram.

    Nominal ini, tambah Ace, lebih rendah ketimbang Australia. Daging sapi di negeri Kangguru dibanderol Rp152.647 per kilogram. 

    "Jadi saya kira tidak benar jika dikatakan harga daging Indonesia lebih mahal dari negara asing. Ini data dari data Numbeo," jelas dia.

    Sebelumnya, Prabowo menyebut harga beras dan daging di Indonesia yang tertinggi di dunia. Hal ini disampaikan saat kunjungannya ke Blora, Jawa Tengah. 

    "Beras di Indonesia jadi salah satu tertinggi di dunia, demikian daging juga tertinggi di dunia. Daging ayam tertinggi di dunia. Salah satu yang tertinggi di dunia. Perjuangan kami adalah untuk kita perbaiki keadaan ini dengan segera," kata Prabowo di Blora, Jawa Tengah.

    (MEL)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id