Paslon Diimbau Tak Bahas Kasus Saat Debat

Faisal Abdalla - 11 Januari 2019 13:59 wib
Komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi--Medcom.id/Siti Yona
Komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi--Medcom.id/Siti Yona Hukmana

Jakarta: Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengimbau pasangan calon presiden dan wakil presiden tak memperdebatkan kasus-kasus tertentu saat debat Pilpres 2019. Sebaiknya paslon fokus menyampaikan visi dan misi.

"Saya kira itu sudah menjadi kesepahaman bersama bahwa pertanyaan yang sifatnya tertutup antar pasangan calon itu dihindari pertanyaan yang terlalu mikro atau membahas kasus per kasus," kata Komisioner KPU, Pramono Ubaid Tanthowi di Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat, 11 Januari 2019.

Pramono mengatakan tujuan debat adalah sosialisasi visi dan misi kepada pemilih. Bukan untuk menggali sikap paslon terhadap kasus-kasus tertentu.

Pramono khawatir jika debat terlalu fokus pada pembahasan kasus-kasus, nantinya esensi debat malah tidak tersampaikan kepada publik. "Kalau sekedar membahas kasus, itu kan berarti tidak ada tawaran apapun atau gagasan apapun yang ditawarkan oleh kandidat," tandasnya.

Baca: KPU Menolak Revisi Visi Misi Prabowo-Sandi

Selain itu, Pramono juga mengimbau pasangan calon agar tak mengajukan pertanyaan yang terlaku mikro sehingga tak dapat dijawab paslon lainnya.

"Kalau pertanyaannya saja tidak dipahami lawan, ini kan jadi tidak ada gunanya acara debat kandidat, kalau hanya cara saya menyampaikan pertanyaan yang tidak bisa dijawab, kan bukan itu tujuan debat kandidat," tukasnya.

Debat perdana pilpres akan digelar di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis, 17 Januari 2019. Isu yang akan diangkat pada debat perdana adalah Hukum, HAM, Korupsi, dan Terorisme.


(YDH)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.