MAGHRIB 17:47

    Untuk Jakarta dan sekitarnya

    IMSAK 04:25
    SUBUH 04:35
    DZUHUR 11:53
    ASHAR 15:14
    ISYA 19:00

    Download Jadwal Imsakiyah

    Emil Berpidato Sebagai Tokoh Jabar

    Arga sumantri - 12 Februari 2019 18:49 WIB
    Emil Berpidato Sebagai Tokoh Jabar
    Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, menyambangi kediaman calon wakil presiden Ma'ruf Amin, di Jakarta. Foto: MI/Adam Dwi.
    Jakarta: Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil (Kang Emil) memastikan tak ada yang salah saat dirinya mengikuti deklarasi relawan pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Garut, Jabar. Dia hadir sebagai tokoh Tanah Pasundan. 

    "Enggak bawa jabatan. Jadi saya taat aturan datang di hari weekend," kata Emil di kediaman Ma'ruf, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa, 12 Februar 2019. 
    Emil menjelaskan kegiatan yang berlangsung di Lapangan Merdeka Kerkop, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Sabtu, 9 Februari 2019 itu memang terbagi dua acara. Lokasi ini menjadi tempat peringatan hari lahir (harlah) ke-93 Nahdlatul Ulama (NU) dan deklarasi relawan Jokowi-Ma'ruf. 
     
    Mantan Wali Kota Bandung itu mengatakan hanya berpidato di acara deklarasi, bukan harlah ke-93 NU. Emil pun tak merasa melanggar aturan. Lagipula, kata dia, kepala daerah dibolehkan ikut kampanye asal di hari libur atau sudah mengajukan cuti kampanye. 

    Dia menjelaskan tanda pidatonya bagian dari kegiatan deklarasi bisa dilihat dari layar yang jadi latar belakang panggung. "Di deklarasi, kapasitas saya tidak bawa jabatan maka MC (master of ceremonies) menyebutnya tokoh Jawa Barat," tekan dia. 

    Emil menyadari betul posisinya sebagai anggota Dewan Pengarah Teritorial Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf. Dia pun amat berhati-hati dalam menjalankan amanah itu. "Saya tahu bahwa urusan perkampanyean itu hanya boleh dilakukan di akhir pekan," ungkap dia.

    Baca: Kang Emil Sowan ke Ma'ruf Amin

    Kegiatan Emil di Garut dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Namun, Emil tak memusingkannya. Ia menilai ini bagian dari risiko di tahun politik.

    "Saya paham apa pun yang dilakukan ya mungkin orang iseng-iseng aja bikin tafsir kemudian dilaporkan ke Bawaslu," ungkap dia.

    Emil dilaporkan oleh anggota Tim Advokat Indonesia Bergerak (TAIB) Muhajir. Ia menuding Emil melanggar ketentuan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 5 Tahun 2018 tentang Tahapan, Program, dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilu, serta Pasal 276 ayat (2) juncto Pasal 492 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. 

    Muhajir membawa sejumlah alat bukti dalam laporannya. Dia mencantumkan video orasi Ridwan Kamil dalam acara tersebut serta berita dari sejumlah media daring.






    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id