Masyarakat Sipil Tagih Komitmen Capres Wujudkan Energi Bersih

    Faisal Abdalla - 11 Februari 2019 16:58 WIB
    Masyarakat Sipil Tagih Komitmen Capres Wujudkan Energi Bersih
    Koalisi masyarakat sipil #BersihkanIndonesia saat melakukan audensi dengan KPU RI di Gedung KPU. Foto: Medcom.id/Faisal Abdalla.
    Jakarta: Koalisi masyarakat sipil #BersihkanIndonesia meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) memasukkan isu energi bersih ke materi debat kedua Pilpres 2019. Mereka menagih komitmen capres mewujudkan energi bersih.
     
    "Kami ingin agenda energi bersih dan terbarukan diangkat dalam masa kampanye pilpres dan pileg," kata juru bicara Indonesia Cerah, Aditiani Putri saat melakukan audensi dengan KPU RI di Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Senin, 11 Februari 2019.
     
    Mereka menyodorkan empat poin pertanyaan yang dinilai harus ditanyakan kepada calon presiden dan wakil presiden. Salah satunya apa yang akan dilakukan untuk melepaskan indonesia dari ketergantungan energi fosil.
     
    Putri mengatakan, Indonesia belum memiliki wacana untuk bertransisi dari ketergantungan terhadap energi fosil seperti  batu bara maupun migas. Padahal energi fosil akan habis.
     
    Selain itu, mereka menilai energi fosil menimbulkan persoalan fiskal lantaran harga yang fluktuatif tergantung dari pergerakan ekonomi dunia.
     
    "Kedua, kita ingin melihat, karena selalu ada janji mendukung energi terbarukan, mendukung energi bersih. Tapi belum ada  strategi tepatnya gimana. Ada gak inovasi untuk benar-benar mempercepat pengembangan energi terbarukan," katanya
     
    Poin ketiga yang diajukan koalisi terkait dengan perbaikan tata kelola energi dan tenaga listrik.
     
    "Mereka (capres) harus punya komitmen jelas ketika mereka mengekstraksi hasil bumi dan energi fosil, mereka juga wajib menjelaskan bahwa bagaimana mereka menanggulangi dampak lingkungan yang terjadi," ujarnya.

    Baca: YLKI Dorong Pemerintah Beri Insentif Pengembangan Geotermal
    Komisioner KPU Ilham Saputera berjanji menyampaikan empat poin pertanyaan itu kepada panelis debat kedua Pilpres. Namun Ilham menegaskan keputusan penyusunan pertanyaan sepenuhnya berada di tangan panelis.
     
    "Prinsipnya, isu-isu tadi akan kita serahkan kepada panelis agar dijadikan bentuk pertanyaan. Tapi kita tidak bisa memastikan apakah masukkan tadi dijadikan bentuk pertanyaan," kata Ilham.
     
    Debat Kedua Pilpres 2019 akan digelar di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu 17 Februari 2019. Debat akan mengangkat tema lingkungan hidup dan sumber daya alam, energi, pangan, dan infrastruktur.





    (FZN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id