• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 23 NOV 2018 - RP 51.179.914.135

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Timses Capres-Cawapres Diminta Adu Gagasan

07 Desember 2018 09:00 wib
Pengamat komunikasi politik Universitas Paramadina Hendri Satrio
Pengamat komunikasi politik Universitas Paramadina Hendri Satrio (kiri). Foto: MI/Mohamad Irfan

Jakarta: Pengamat komunikasi politik Universitas Paramadina Hendri Satrio mengatakan tim sukses hendaknya menjual program dan keunggulan calon presiden-wakil presidennya. Mereka diminta untuk tidak memprovokasi pendukungnya untuk menjelekkan dan menyerang lawan.

"Kultur masyarakat Indonesia masih mengikuti tokoh dan panutannya. Kalau panutannya adem ayem maka mereka juga adem," kata Hendri di Jakarta, Kamis, 6 Desember 2018 kemarin, seperti dikutip dari Antara.

Ia menilai dinamika menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 semakin tidak terkendali. Saling serang, saling ejek, saling hina, saling caci, dan saling benci terus menggema baik di jagat nyata maupun jagat maya.

Diskusi, perdebatan atau polemik yang substantif, yang diharapkan menambah wawasan publik sekaligus menjadi pertimbangan untuk memilih sama sekali belum ada. Ini dinilai menjadi kegagalan timses masing-masing paslon.

"Padahal kegagalan timses notabene adalah kegagalan capres dan cawapres 2019," ujar pendiri lembaga survei KedaiKopi ini.

Menurut dia, model-model kampanye yang tidak sehat, seperti penyebaran hoaks, ujaran kebencian, kampanye hitam, adu domba, harus dihentikan sehingga tidak merusak masyarakat terlebih mengancam persatuan. Mengingat, masa kampanye masih sekitar empat bulan lagi.

Baca: Relawan Jokowi Kampanyekan Pemilu Damai

Di sisi lain, ia menyarankan badan dan lembaga negara untuk mendinginkan suasana. BNPT, BSSN, Bawaslu, TNI, Polri, melalui bidang siber mereka setiap hari tidak boleh berhenti menyampaikan pesan damai melalui medsos.

Selain itu, kata Hendri, perlu ada semacam relawan dari berbagai lapisan masyarakat termasuk dari kalangan milenial melawan upaya-upaya perpecahan itu, baik di alam nyata maupun maya.

"Ini akan menjadi langkah pemberdayaan masyarakat yang kesannya kecil, tapi akan berdampak sangat besar bagi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia," katanya.




(DMR)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.