• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 14 NOV 2018 - RP 51.058.936.361

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Muzani: Persoalan Yusril Sudah Selesai

Whisnu Mardiansyah - 08 November 2018 16:29 wib
Sekjen Gerindra Ahmad Muzani. Foto: Medcom.id/Arga Sumantri.
Sekjen Gerindra Ahmad Muzani. Foto: Medcom.id/Arga Sumantri.

Jakarta: Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani tak berharap banyak dukungan dari Partai Bulan Bintang (PBB) yang diketuai Yusril Ihza Mahendra. Yusril tak perlu lagi membeberkan alasan partainya urung mendukung pasangan Prabowo-Sandi.
 
"Sekali lagi persoalan ini sudah selesai ketika Pak Yusril sudah memutuskan ke sana (Jokowi-Ma'ruf). Tidak perlu ada lagi yang perlu dijelaskan panjang lebar," kata Muzani di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis 8 November 2018.
 
Gerindra menghormati keputusan Yusril bergabung dengan kubu Jokowi.  Kata Muzani, Yusril tak perlu mencari-cari alasan PBB enggan mendukung pasangan Prabowo-Sandi dengan menyebut ada draf aliansi yang tak direspon Prabowo.
 
Muzani menegaskan, koalisinya tak pernah menerima draf aliansi yang disodorkan pakar hukum tata negara itu.
 
"Kami tidak bisa menawarkan banyak kecuali bagaimana kita sama-sama berjuang karena sumber daya yang kami miliki juga tidak banyak terbatas," jelas Muzani.

Baca: Yusril Sempat Diminta Jadi Timses Prabowo-Sandi

Sebelumnya, Yusril menyebut Prabowo mengabaikan draf aliansi yang pernah diusulkannya. Draf aliansi itu berisi kesepakatan partai-partai pengusung pasangan Prabowo Subianto-Sandiag Uno.
 
Sebagai calon presiden dan pimpinan koalisi, Prabowo disarankan mengundang ketua-ketua partai dan mendiskusikan format koalisi. Sehingga menemukan format koalisi yang disepakati oleh semua partai.
 
Menurutnya, jikan partai koalisi hanya diajak mendukung Prabowo-Sandi tanpa format yang jelas, maka yang diuntungkan hanya Partai Gerindra. Sebab, di waktu yang sama para caleg akan saling bertempur untuk memperoleh kemenangan.
 
"Nanti Prabowo-Sandi menang pilpres, tetapi dalam Pileg yang sangat diuntungkan hanya Gerindra. Sementara partai anggota koalisi yang lain babak belur," jelas Yusril.




(FZN)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.