Paslon Pilpres Diminta Memahami Isu bukan Menghafal

Whisnu Mardiansyah - 10 Januari 2019 16:25 wib
Ketua KPU Arief Budiman. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
Ketua KPU Arief Budiman. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez

Jakarta: Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman menyebut meski kisi-kisi pertanyaan debat diberitahu sejak awal, bukan berarti pasangan calon (paslon) mudah menjawab. Kisi-kisi pertanyaan dipilih secara acak oleh panelis. 

"KPU berikan kisi-kisi 20 pertanyaan. Tapi mereka tidak tahu yang akan ditanyakan pertanyaan nomor berapa. Mereka enggak tahu," kata Arief di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis, 10 Januari 2019.

Arief menekankan paslon harus benar-benar menguasai tema debat. Meski, kisi-kisi sudah dibocorkan. 

"Jadi mereka betul-betul harus memahami bukan menghafalkan. Memahami persoalan terkait dengan hukum, HAM, korupsi dan terorisme. Karena mereka enggak tahu yang harus saya jawab itu pertanyaan yang mana," tutur dia. 

Hari ini KPU mengadakan pertemuan dengan tim sukses masing-masing pasangan calon. Pertemuan terkait penjabaran kisi-kisi pertanyaan yang akan ditanyakan saat debat. 

(Baca juga: Komnas HAM Angkat Laporan Masyarakat di Debat Capres)

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah memutuskan lima tema debat pada Pilpres 2019. Keputusan itu disepakati oleh KPU bersama tim kampanye paslon capres-cawapres nomor urut 01 dan 02.

"Debat pertama mengenai Hukum, Hak Asasi Manusia (HAM), korupsi, terorisme. Kedua, energi dan pangan, Sumber Daya Alam dan lingkungan hidup, infrastruktur," beber Ketua KPU Arief Budiman, di kantornya, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, 19 Desember 2018.

Kemudian debat ketiga mengenai pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial dan kebudayaan. Tema debat keempat, ideologi, pemerintahan, pertahanan dan keamanan, dan hubungan Internasional.

"Debat kelima, ekonomi dan kesejahteraan sosial, keuangan dan investasi, perdagangan dan industri," imbuh Arief.

(Baca juga: KPU Optimistis Debat Pilpres 2019 Lebih Menarik)




(REN)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.