MAGHRIB 17:47

    Untuk Jakarta dan sekitarnya

    IMSAK 04:25
    SUBUH 04:35
    DZUHUR 11:53
    ASHAR 15:14
    ISYA 19:00

    Download Jadwal Imsakiyah

    Mandala Shoji Dicoret dari Daftar Caleg

    Faisal Abdalla - 11 Februari 2019 14:29 WIB
    Mandala Shoji Dicoret dari Daftar Caleg
    Mandala Abadi Shoji caleg PAN yang dicoret KPU. (Foto: Medcom.id/Fachri Audia)
    Jakarta: Komisi Pemilihan Umum (KPU) segera menerbitkan Surat Keputusan (SK) daftar calon tetap (DCT) anggota DPR RI yang baru tanpa memasukan nama caleg PAN Mandala Shoji. Mandala divonis bersalah melakukan tindak pidana pemilu lantaran membagikan kupon umroh saat kampanye. 

    "Kita akan segera ganti SK DCT, kita coret nama Mandala," kata Komisioner KPU Ilham Saputra di Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta, Senin, 11 Februari 2019. 
    Ilham mengatakan KPU hingga kini masih menunggu salinan putusan dari pengadilan terkait kasus Mandala. Nama Mandala akan dicoret dari DCT setelah KPU mengantongi salinan tersebut. 

    Baca juga: Mandala Shoji Menyerahkan Diri

    Meski dicoret, Ilham mengatakan nama Mandala masih akan tercantum dalam surat suara. Hal ini lantaran proses pencetakan sudah berlangsung. KPU tak mungkin menarik semua surat suara yang sudah tercetak nama Mandala. 

    "Nanti kita umumkan, kita bersurat ke KPUD kota membuat surat semacam juknis ke KPPS agar mengumumkan yang namanya Mandala tidak jadi di DCT agar kalau nanti terpilih, suaranya akan ke partai. Itu disampaikan terus oleh petugas kami," ujarnya. 

    Ilham menegaskan mekanisme yang sama akan diberlakukan kepada caleg lain yang tersangkut kasus hukum dan sudah inkrah. KPU menegaskan pencoretan nama Mandala sudah sesuai aturan undang-undang. 

    "Kan di undang-undang jelas kalau terlibat pelanggaran dicoret kalau sudah inkrah," tegasnya. 

    Baca juga: Mandala Dijebloskan ke LP Salemba

    Mandala divonis Pengadilan Negeri Jakarta Pusat tiga bulan kurungan dan denda Rp5 juta terkait pembagian kupon umrah di pasar kaget Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu pagi, 11 November 2018. Vonis serupa juga diberikan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
     
    Mandala mengajukan banding, tapi ditolak Pengadilan Tinggi Jakarta. Hakim Pengadilan Tinggi Jakarta malah menguatkan putusan PN Jakpus dan Jaksel. Mengacu  Pasal 482 ayat 5 Undang-undang (UU) Pemilu Nomor 7 Tahun 2017, putusan pengadilan tinggi merupakan putusan terakhir dan mengikat. Mandala divonis bersama Caleg PAN lainnya Lucky Andriani. 



    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id