• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 14 NOV 2018 - RP 51.058.936.361

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Awal Masa Kampanye Dinilai Mengecewakan

08 November 2018 10:35 wib
Peneliti Perludem Fadli Ramadhanil. (Foto: MI/Adam Dwi)
Peneliti Perludem Fadli Ramadhanil. (Foto: MI/Adam Dwi)

Jakarta: Masa kampanye pemilu presiden dan wakil presiden 2019 terus berjalan. Namun hingga memasuki bulan kedua, belum ada pasangan calon yang benar-benar mengampanyekan gagasannya.

"Kampanye selama satu bulan lebih ini cukup mengecewakan. Tidak muncul atau terlihat apa gagasan yang ingin disampaikan oleh para capres atau politikus kita terkait problem riil di negara kita," ujar Peneliti Perkumpulan untuk Pemili dan Demokrasi (Perludem) Fadli Ramadhanil dalam Metro Pagi Primetime, Kamis, 8 November 2018.

Fadli mencontohkan gagasan soal reformasi hukum atau bagaimana menengakkan supremasi hukum agar tidak terjadi lagi kasus suap, korupsi, permainan proyek atau kecurangan dalam jabatan belum pernah dimunculkan. Baik kontestan pilpres maupun politikus sibuk mencari perhatian masyarakat.

"Peserta pemilu kita hanya melihat bagaimana mereka jadi top of mind dalam pemberitaan, membuat sensasi dalam wacana publik, itu saja. Tidak ada dengar gagasan riil bagaimana melakukan pemerataan pendidikan atau ketimpangan soal fasilitas kesehatan," ungkapnya.

Fadli sangsi peserta pemilu yang berkontestasi tidak memiliki ide untuk dimunculkan alih-alih hanya sensasi. Menurut dia banyak orang hebat bahkan pemikir yang memberi masukan kepada para peserta pemilu dari balik layar. 

Hal-hal semacam itu, kata Fadli, harus disampaikan kepada masyarakat bukan cuma perdebatan di ruang publik yang tidak tak ada ujungnya. Terlebih proses kampanye adalah substansi memberikan pendidikan politik di masyarakat. 

"Saya optimistis ini terjadi di bulan awal saja, bulan berikutnya sampai masa terakhir kampanye kita mulai pelan-pelan bisa mendengar gagasan dari kedua pasangan calon, dari kontestan pemilu untuk menjawab berbagai persoalan di masyarakat," jelasnya.




(MEL)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.