Kasus Lima Komisioner KPU Palembang Temuan Bawaslu

    Faisal Abdalla - 19 Juni 2019 09:35 WIB
    Kasus Lima Komisioner KPU Palembang Temuan Bawaslu
    Ilustrasi pemilu. Medcom.id/M Rizal.
    Jakarta: Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI mengatakan kasus penetapan tersangka lima Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palembang merupakan temuan dugaan pelanggaran. Bawaslu minta semua pihak menghormati penindakan dugaan pelanggaran tersebut. 

    "Ini kan temuan dari Bawaslu, karena temuan tersebut, telah diduga sebagai pelanggaran," kata anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar di Jakarta, Selasa, 18 Juni 2019. 

    Fritz mengatakan Bawaslu Kota Palembang membuat kajian terhadap temuan ini. Hasil kajian telah didiskusikan di Sentra Penegakkan Hukum Terpadu (Gakkumdu) dan terus berproses hingga sekarang. 

    Fritz menyebut kasus dugaan pelanggaran pemilu ini terjadi lantaran ada rekomendasi Bawaslu Kota Palembang kepada KPU Kota Palembang untuk melaksanakan pemungutan suara ulang (PSU), pemungutan suara susulan (PSS), atau pemungutan suara lanjutan (PSL), di 70 tempat pemungutan suara (TPS). Namun dari 70 rekomendasi, kata Fritz, hanya 13 rekomendasi yang dijalankan KPU Kota Palembang. 

    "Namun soal yang mana PSL, mana PSU dan mana PSS, saya kurang detail juga soal tersebut," ujar Fritz. 

    Fritz menyebut kasus ini masih terus berproses di Kepolisian. Penetapan tersangka dalam perkara yang ditangani Sentra Gakkumdu memang wewenang pihak kepolisian. 

    "Sedang berjalan itu harus kita hormati bagaimana prosesnya," ujarnya.

    Baca: KPU dan Kubu Jokowi Tunggu Saksi Kubu Prabowo

    Komisi Pemilihan umum (KPU) akan memberikan pendampingan hukum bagi lima anggota KPUD Kota Palembang. Mereka ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi karena diduga melakukan pidana pemilu. 

    "Iya pasti akan kita berikan pendampingan hukum," kata Komisioner KPU, Pramono Ubaid Tanthowi di Gedung MK, Jakarta, Selasa, 18 Juni 2019. 

    Pramono mengatakan pendampingan hukum itu diberikan lantaran ada pendapat antara KPU Kota Palembang dan Bawaslu Kota Palembang. Ada sejumlah rekomendasi Bawaslu terkait pemungutan suara ulang (PSU) yang dinilai tidak dijalankan oleh KPU Palembag. 

    Sementara KPU RI berpendapat rekomendasi itu memang tak perlu dijalankan lantaran proses perbaikan sudah dilakukan. KPU yakin masalah ini hanya miskomunikasi semata. 

    Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota (Polresta) Palembang menetapkan status tersangka lima anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palembang. Penetapan tersebut karena para tersangka diduga telah melakukan perkara tindak pidana pemilu.

    Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota (Polresta) Palembang menetapkan status tersangka untuk lima anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palembang. Penetapan tersebut karena para tersangka diduga telah melakukan perkara tindak pidana pemilu.



    (DRI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id