• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 14 NOV 2018 - RP 51.058.936.361

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Hasil Survei Jadi Motivasi Kubu Jokowi-Ma'ruf

M Sholahadhin Azhar - 08 November 2018 18:52 wib
Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin--Medcom.id/M
Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin--Medcom.id/M Sholahadhin Azhar.

Jakarta: Kubu Joko Widodo-Ma'ruf Amin tak terlena atas survei elektabilitas lembaga-lembaga survei jelang pemilihan presiden 2019. Hasil survei hanya dianggap sebagai motivasi.

"Jangan sampai kita: ya sudah lah, seperti kata survei (elektabilitasnya)," kata Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin di Ancol, Jakarta Utara, 8 November 2018.

Menurutnya, elektabilitas berdasarkan survei memang merupakan kondisi aktual terhadap responden kuisioner. Penting, namun tidak bisa dijadikan patokan. Karena tak mencakup seluruh masyarakat Indonesia.

Kesimpulannya, Ma'ruf menyebut hal itu sebagai dasar untuk menggenjot elektabilitas. "Hanya semacam informasi yang harus diolah lagi," imbuhnya.

Baca: Survei: Jokowi-Ma'ruf Unggul

Ma'ruf mengatakan pihaknya akan menjadikan survei sebagai perhatian, untuk merumuskan antisipasi. Misalnya Jokowi-Ma'ruf kalah di daerah A, maka kampanye dan sosialisasi program harus digenjot di wilayah itu. "Pastilah, pokoknya survei sumber informasi yang harus diolah," tegas Ma'ruf.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo sempat menyinggung soal survei pada pembekalan caleg Hanura. Ia meminta para kader partai tak menjadikan survei sebagai patokan. "Jangan sampai silau dengan survei-survei, berita-berita," kata Jokowi.

Ia mencontohkan saat Pilkada Kota Solo di 2004. Saat itu Jokowi hanya dipilih oleh 34 responden survei. Namun akhirnya dia menjadi Walikota Solo.

Prinsipnya, kata Jokowi, bagaimana pendekatan ke masyarakat dilakukan secara harfiah. Mendekat artinya meniadakan jarak, jarak antara calon pemimpin dengan rakyat. "Itu juga yang saya lakukan di Jakarta. Sudah ini buka-bukaan. Jakarta siapa yang tahu saya," ujar Jokowi.


(YDH)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.