Milenial Menjadi Target Hoaks - Medcom

    Milenial Menjadi Target Hoaks

    M Sholahadhin Azhar - 28 Maret 2019 22:02 WIB
    Milenial Menjadi Target Hoaks
    Siswa mengikuti sosialisasi Pemilu untuk pemilih pemula di SMK Kota Serang, Banten. (Foto: ANTARA/Asep Fathulrahman)
    Jakarta: Peneliti Gerakan Tangkal Fitnah (GTF) Syafril Nazirudin melakukan riset tentang berita bohong atau hoaks menjelang pemilihan presiden. Target dari fitnah yang berkembang ini sebagian besar menyasar generasi muda.

    "GTF mengidentifikasi kaum milenial yang berjumlah sekitar 30 persen dari populasi merupakan target empuk adanya hoaks," kata Syafril di Posko Cemara, Menteng, Kamis, 28 Maret 2019.

    Belakangan, variasi hoaks dan fitnah mengarah ke penghalauan pemilih untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS). Isu tak benar terus dipakai untuk menyudutkan petahana. Fitnah tersebut juga berupaya mengelabui milenial dengan melipatgandakan isu-isu bohong yang berkembang.

    "Semburan fitnah diulang-ulang dengan menggunakan isu PKI, kriminalisasi ulama, tenaga kerja asing, utang luar negeri, dan buruknya penyelenggaraan pemilihan umum," kata dia.

    Syafril melihat hoaks yang sengaja diciptakan itu bertujuan mendeligitimasi pemerintahan Jokowi. Selain itu juga dimaksudkan agar milenial tak datang ke TPS.

    Berdasarkan laporan Kementerian Informasi dan Informatika, sejak Februari 2109 telah terjadi peningkatan jumlah hoaks secara signifikan. Sebanyak 498 hoaks telah terjaring, dan dikalkulasikan ada 17  jenis hoaks setiap harinya.

    Jumlah ini cenderung masif jika dibandingkan tahun lalu. Pada Agustus 2018 misalnya, terdapat 771 hoaks yang bereda sejak awal tahun. Artinya, hanya ada 3 hingga 4 hoaks setiap harinya.



    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id