KPU: Pengidap Gangguan Jiwa Dapat Memilih dengan Surat Dokter

    11 Januari 2019 17:06 WIB
    KPU: Pengidap Gangguan Jiwa Dapat Memilih dengan Surat Dokter
    Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asyari - Medcom.id/Faisal Abdalla.
    Jakarta: Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asyari menegaskan warga negara Indonesia dengan gangguan jiwa dapat menggunakan hak pilih. Mereka harus menyertakan surat rekomendasi dokter yang menyatakan dalam kondisi stabil untuk memilih.

    “Yang benar itu yang dimasukin di bawah pengasuhan atau perawatan dokter, yang jelas-jelas terkontrol” tutur Hasyim di Gedung KPU, Jakarta Pusat, Jumat, 11 Januari 2019. 
    Hasyim menuturkan nantinya pemilih hanya perlu menyertakan surat rekomendasi dokter. Kemudian sesampainya di Tempat Pemungutan Suara (TPS), pemilih masuk sendiri ke bilik suara tanpa pendamping.

    “Dianggap orang cakap secara hukum” sambung Hasyim. 

    (Baca juga: Pengidap Gangguan Jiwa Bisa Masuk DPT)

    Terkait dengan beredarnya video yang menunjukan seseorang yang diduga mengidap gangguan jiwa ditangkap dan digotong oleh KPU menuju TPS, Hasyim membantah hal itu. Dia memastikan kabar itu hoaks. 

    Dia meminta pemilih lebih bijak memilih informasi. “Orang harus banyak belajar, harus banyak membaca, kalau nggak tahu nanya,” ujar Hasyim.

    Sebelumnya KPU menetapkan orang yang mengidap gangguan jiwa dapat memilih dalam Pemilu 2019. Hal itu didasari oleh keputusan MK yang mengabulkan dihapusnya syarat ‘tidak terganggu jiwanya’ dalam UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu karena dianggap diskriminatif. Karena itu, siapa pun warga negara Indonesia yang telah berusia 17 tahun dan tidak sedang dicabut haknya oleh pengadilan, harus masuk dalam DPT. (Pudja Lestari)



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id