MAGHRIB 17:47

    Untuk Jakarta dan sekitarnya

    IMSAK 04:26
    SUBUH 04:36
    DZUHUR 11:53
    ASHAR 15:14
    ISYA 19:00

    Download Jadwal Imsakiyah

    BPN Pastikan Menghormati Konstitusi

    Theofilus Ifan Sucipto - 21 April 2019 11:11 WIB
    BPN Pastikan Menghormati Konstitusi
    Anggota Badan Komunikasi BPN Andre Rosiade. Foto: Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto.
    Jakarta: Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno fokus memantau perkembangan formulir C1 Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Mereka pun mengaku berkomitmen bertindak berlandaskan konstitusi.

    "BPN Prabowo akan selalu dan berkomitmen melaksanakan hal-hal sesuai konstitusi," kata anggota Komunikasi BPN Andre Rosiade di Jalan Kertanegara IV, Jakarta Selatan, Minggu 21 April 2019.
    Menurut dia, saat ini BPN fokus memantau adanya kecurangan surat suara di seluruh Indonesia. Andre mengeklaim sudah menerima 1.261 laporan kecurangan. 

    Selain itu, dia juga memastikan Prabowo-Sandi akan tetap menjaga hubungan baik dengan rivalnya pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) Joko Widodo-Ma'ruf Amin serta pendukungnya. Tali persatuan harus terus terjalin baik.

    "Kebersamaan harus tetap terjaga dan konstitusional," tekan Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra itu.

    Sebelumnya, politikus Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais mengancam mengerahkan massa ketimbang ke Mahkamah Konstitusi (MK), bila ada kecurangan pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. Amien menyebut mekanisme penyelesaian di MK sia-sia.
     
    "Kalau nanti terjadi kecurangan, kita enggak akan ke MK. Enggak ada gunanya, tapi kita people power. People power sah!," ucap Amien, Minggu, 31 Maret 2019.

    Namun, BPN Prabowo-Sandi menilai ucapan Amien Rais terkait people power hanya sebagai pengingat. Maksud Amien, menurut BPN, adalah agar pesta demokrasi 2019 tidak boleh dinodai kecurangan.

    "Pak Amien Rais mengkritik agar kita introspeksi diri. Pak Amien hanya mengingatkan agar tidak ada kecurangan itu," kata Andre Rosiade kepada Medcom.id, Rabu, 3 April 2019.

    Baca: Prabowo Belum Pastikan Terima Luhut

    Sementara itu, berdasarkan hitung cepat, capres-cawapres Joko Widodo-Ma’ruf diprediksi memenangkan Pilpres 2019. Dari hasil penghitungan sejumlah lembaga survei, Jokowi-Ma’ruf meraih 54 persen suara, sedangkan rivalnya Prabowo-Sandiaga 45 persen.
     
    Namun, kubu Prabowo enggan mengakui hasil hitung cepat yang disiarkan sejumlah media nasional. Prabowo mengeklaim sebagai pemenang Pilpres 2019 berdasarkan penghitungan internal jajarannya. Relawan pun diminta mengawal suara di daerah.
     
    Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman menegaskan hasil hitung cepat hanya bisa dijadikan sebuah referensi. KPU akan mengumumkan resmi hasil perhitungan suara yang sah pada 22 Mei 2019.




    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id