• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 23 NOV 2018 - RP 51.179.914.135

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Penghitungan Surat Suara Tetap Manual

Dheri Agriesta - 06 Desember 2018 13:40 wib
Komisioner KPU Viryan Azis. Foto: Medcom.id/Faisal Abdalla.
Komisioner KPU Viryan Azis. Foto: Medcom.id/Faisal Abdalla.

Jakarta: Komisi Pemilihan Umum (KPU) memastikan Pemilu 2019 diselenggarakan dengan sistem manual. Penerapan sistem manual telah diatur dalam Undang-Undang Pemilu.
 
"Pemilu 2019 adalah pemilu manual sebagaimana pemilu sebelumnya. Jadi hasil Pemilu 2019 berdasarkan UU Nomor 7 Tahun 2017 dihitung dan ditetapkan secara manual," kata Komisioner KPU Viryan Azis di Hotel Akmani, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta, Kamis, 6 Desember 2018.
 
Ia membantah Pemilu 2019 akan dilakukan secara elektronik seperti beberapa negara maju. Teknologi yang digunakan KPU saat ini bertujuan mendukung penyampaian informasi kepada publik agar lebih baik.

Baca: Pemilu Serentak 2019 Dianggap Belum Mampu Perkuat Sistem Presidensial

Viryan meminta publik tak perlu khawatir dengan ancaman peretasan terhadap hasil pemilu. Hal itu tak akan berlaku dengan pemilu di Indonesia.
 
"Di negara luar ada yang penghitungan hasilnya berubah karena diretas, tidak demikian untuk Pemilu 2019 di Indonesia," kata dia.
 
Situs KPU sempat diretas usai Pilkada Serentak 2018. Peretasan diduga dilakukan oleh pihak yang tak senang dengan hasil pilkada serentak.
 
Situs infopemilu.go.id tidak dapat diakses sejak Jumat, 29 Juni 2018. Untuk itu, KPU memutuskan menonaktifkan situs tersebut.


(FZN)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.