Pemilih Pindah Dapil Tak Dapat Surat Suara Pileg

Whisnu Mardiansyah - 10 Januari 2019 19:38 wib
Ketua KPU Arif Budiman (tengah) bersama perwakilan tim kampanye
Ketua KPU Arif Budiman (tengah) bersama perwakilan tim kampanye nasional dan partai politik dalam rapat validasi dan approval surat suara pemilu. Foto: MI/Susanto.

Jakarta: Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman mengatakan aturan pemilih yang pindah daerah pemilihan (dapil) dikembalikan ke aturan sebelumya. Aturan yang tertuang dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Pasal 8 itu telah disepakati bersama Komisi II DPR RI. 

Arief menjelaskan pemilih yang berpindah lokasi tempat pemungutan suara (TPS) di satu dapil tetap berhak mendapatkan surat suara pileg. Namun, apabila TPS pindahan di luar dapilnya, ia tak diberikan surat suara pileg. 

"Jadi pemilih yang pindah memilih akan dilihat apakah dia keluar dapilnya atau tidak. Pindahnya misalnya ke kabupaten lain tapi tidak keluar dapil kabupaten provinsi, tidak keluar dapil, tetap diberi surat suara. Tapi, kalau dia keluar dapilnya maka dia tidak diberi surat suara," kata Arief di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis 10 Januari 2019.

Namun, aturan ini tak berlaku di pilpres. Pasalnya, pilpres berlaku bagi warga di seluruh wilayah Tanah Air, berbeda dengan pileg yang memilih perwakilan berdasarkan dapil. 

Baca: NU Kawal Pemilu Damai

Aturan pemilih pindah sebelumnya sempat menjadi perdebatan. Dalam rapat sebelumnya, sempat muncul usul agar pemilih yang berpindah TPS tidak hanya diberi surat suara pilpres saja, melainkan juga diberikan surat suara pileg DPR dan DPD.

Namun, pada akhirnya Komisi II menyerahkan kebijakan ini kepada KPU. Arief mengatakan aturan pemilih yang pindah tetap sama seperti pemilu sebelumnya.





(OGI)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.