• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 23 NOV 2018 - RP 51.179.914.135

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Komisioner Bawaslu Dilaporkan ke DKPP

Muhammad Al Hasan - 06 Desember 2018 10:59 wib
 Jaringan Advokat Penjaga NKRI (JAPRI) di DKPP -
Jaringan Advokat Penjaga NKRI (JAPRI) di DKPP - Medcom.id/Muhammad Al Hasan.

Jakarta: Anggota Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Ratna Dewi Pettalolo dan anggota komisioner Bawaslu DKI Jakarta Puadi dilaporkan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) oleh Jaringan Advokat Penjaga NKRI (JAPRI). Keduanya dituduh melakukan pelanggaran kode etik terkait Reuni Akbar 212. 

"Setelah aksi berlangsung muncul pernyataan pers dari Ibu Ratna dan Bapak Puadi yang pada pokoknya menyampaikan bahwa dalam aksi 212 itu, tidak ada pelanggaran pemilu," ujar Presidium Jaringan Pengawal JAPRI Abdul Fakhridz Al Donggowi di Kantor DKPP, Jakarta Pusat, Rabu, 5 Desember 2018. 

Fakhridz menyebut pernyataan keduanya hanya melalui pemantauan di televisi. Padahal, kata dia, pemantauan semestinya dengan datang langsung. 

"Tapi kemudian mereka sebelum melakukan verifikasi langsung memberikan pernyataan pers terkait ada atau tidaknya dugaan pelanggaran pemilu," ujar Fakhridz.

(Baca juga: Komisioner Bawaslu Bantah Terburu-buru Memberi Komentar Reuni 212)

Dia menilai sikap keduanya gegabah dan terburu-buru. Bawaslu semestinya menunggu laporan, menelaah, memverifikasi dan mengumumkan secara resmi lewat prosedur organisasi yang berlaku. 

JAPRI mencurigai ada keberpihakan dari Bawaslu terhadap aksi tersebut. "Penyelenggara harus profesional dalam bersikap dan bertindak, kami anggap mereka terburu-buru dan mereka terkesan dan tidak netral dalam hal ini, dan tidak profesional," tandas dia. 

JAPRI berharap DKPP tegas terhadap Ratna dan Puadi. Laporan itu teregister di DKPP No.01-05/XII/PP.01/2018. 




(REN)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.