MAGHRIB 17:47

    Untuk Jakarta dan sekitarnya

    IMSAK 04:25
    SUBUH 04:35
    DZUHUR 11:53
    ASHAR 15:14
    ISYA 19:00

    Download Jadwal Imsakiyah

    Puisi Fadli Zon Diyakini Gerus Simpati Warga NU

    Arga sumantri - 13 Februari 2019 02:47 WIB
    Puisi Fadli Zon Diyakini Gerus Simpati Warga NU
    Putri Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid (Gus Dur) Yenny Wahid. Foto: MI/Panca Syurkani
    Jakarta: Putri Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid (Gus Dur) Yenny Wahid menyoal puisi Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon. Ia meyakini puisi itu bakal menggerus simpati Nahdliyin. 

    "Kalau ada ekspresi tokoh manapun kemudian seolah-olah menyerang beliau (Maimoen Zubair) maka ya pasti tidak akan menimbulkan kesan yang simpatik di kalangan NU," kata Yenny di kediaman cawapres nomor urut 01 Ma'ruf Amin, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa, 12 Februari 2019.
    Baca Juga: Puisi Fadli Zon Dinilai Menyudutkan Mbah Moen

    Yenny menyayangkan Fadli yang enggan meminta maaf terkait puisinya. Hal itu akan merugikan Fadli, karena puisi dipersepsikan publik menyinggung ulama sepuh Nahdlatul Ulama (NU) Maimoen Zubair (Mbah Moen).

    Baca Juga: Alissa Wahid Geram dengan Puisi Fadli Zon

    Bagi Yenny, Mbah Moen adalah ulama besar, dan ada adab yang harus dijaga ketika berinteraksi dengan Mbah Moen. Publik bisa menilai bagaimana politisi Gerindra itu bersikap.

    "Kalau kemudian publik menganggap yang dilakukan adalah tindakan tidak sesuai adab, maka akan ada konsekuensi," tegasnya.

    Sebelumnya, Fadli Zon membuat puisi berjudul 'Doa yang Ditukar' yang diunggah di akun twitter pribadinya. Dalam puisinya, dia menyindir kata 'Kau' yang mengobral doa hingga makelar doa.

    Puisi ini dinilai menyudutkan ulama sepuh NU Mbah Moen. Sebab, maksud puisi Fadli Zon dibaca berkaitan dengan kunjungan Presiden Joko Widodo ke Mbah Moen beberapa waktu lalu. 

    Wakil Ketua DPR itu pun didesak meminta maaf kepada Mbah Moen. Namun, Fadli mengaku ogah meminta maaf dan merasa tak bersalah. 

    "Ya untuk apa saya melakukan sesuatu yang tidak saya lakukan," kata Fadli di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin, 11 Februari 2019.



    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id