KPU: Pendukung Prabowo-Sandiaga Hadiri Penetapan

    Faisal Abdalla - 30 Juni 2019 15:22 WIB
    KPU: Pendukung Prabowo-Sandiaga Hadiri Penetapan
    Ilustrasi Gedung KPU. Medcom.id/Faisal Abdalla.
    Jakarta: Pasangan calon presiden dan wakil presiden 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno tak menghadiri rapat pleno terbuka penetapan Joko Widodo dan Ma'ruf Amin sebagai calon presiden dan wakil presiden terpilih. Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengatakan paslon 02 akan diwakilkan pendukungnya.

    "Saya sudah konfirmasi pendukung paslon 02 akan datang," kata Komisioner KPU Ilham Saputra di Gedung KPU, Jakarta, Minggu, 30 Juni 2019. 

    Baca: Tugas TKN Berakhir Setelah Penetapan Pemenang Pilpres

    Penetapan capres/cawapres terpilih akan dilakukan melalui forum rapat pleno terbuka. KPU telah menyebar undangan ke seluruh peserta pemilu dan instansi terkait. 

    Dalam rapat tersebut, KPU akan membacakan Surat Keputusan (SK) terkait penetapan capres cawapres terpilih. KPU juga menyerahkan SK dan Berita Acara penetapan kepada pihak-pihak yang diundang. 

    "SK dan Berita Acara akan diserahkan ke pihak terkait seperti Bawaslu, MA, Sekretariat Negara, dan Mahkamah Konstitusi. Kita akan bacakan dan disaksikan juga didengar oleh seluruh warga negara," ujarnya. 

    SK tersebut akan menjadi dasar MPR dan DPR untuk melantik capres dan cawapres terpilih periode 2019-2024. KPU juga akan membuat surat pengantar pelantikan pada Oktober 2019. 

    Meski tak wajib, Ilham berharap semua pihak yang telah diundang dapat menghadiri rapat pleno terbuka penetapan capres cawapres terpilih, "Prinsipnya kita ingin seluruh undangan hadir dan sama-sama kita sambut pemimpin baru kita," ujarnya. 

    Sebelumnya, Badan Komunikasi Partai gerindra Andre Rosiade menyebut calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto tidak akan menghadiri rapat pleno terbuka penetapan presiden dan wakil presiden terpilih.

    Baca: Prabowo-Sandi Diharapkan Tetap Menghadiri Penetapan Paslon Terpilih

    Menurut dia, sudah menjadi budaya Indonesia penetapan pemenang hanya dihadiri pasangan calon terpilih. Andre menegaskan ketidakhadiran Prabowo bukan berarti menolak adanya rekonsiliasi. Bahkan, pihaknya tetap menghargai hasil putusan Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai gugatan sengketa pilpres.



    (DRI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id