MAGHRIB 17:47

    Untuk Jakarta dan sekitarnya

    IMSAK 04:25
    SUBUH 04:35
    DZUHUR 11:53
    ASHAR 15:14
    ISYA 19:00

    Download Jadwal Imsakiyah

    PP Muhammadiyah Ajak Masyarakat Berpikir Jernih Hadapi Pemilu

    Ahmad Mustaqim - 11 Februari 2019 19:00 WIB
    PP Muhammadiyah Ajak Masyarakat Berpikir Jernih Hadapi Pemilu
    Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir. Medcom.id-Ahmad Mustaqim
    Bantul: Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir mengajak masyarakat bisa berpikir jernih dalam menghadapi panasnya situasi pemilu 2019. Menurut dia, pemilu 2019 sangat rentan memunculkan kondisi rasa permusuhan hingga kebencian kepada pihak lain.

    "Kita harus membangun keseimbangan dan mengajak masyarakat untuk berpikir lebih jernih kontemplatif. Kembali pada ajaran agama yang mengajarkan kedamaian, persaudaraan, kebajikan, nilai-nilai amanah,” kata Haedar di sela seminar Pra Tanwir Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin, 11 Februari 2019. 
    Haedar mengibaratkan pilpres 2019 ibarat laga sepak bola dengan tajuk el clasico, pertandingan sepak bola yang mempertemukan Barcelona melawan Real Madrid di Liga Spanyol. Ia mengatakan persaingan ada dua pasangan, yakni pasangan nomor urut 01 Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin dan pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno, akan bersaing ketat. 

    Bahkan, ia menyebut hadirnya dua pasangan calon memunculkan sikap pecah belah antarpendukung. "Artinya, muaranya itu menang dan kalah. Partai ulangan itu," ujarnya. 

    Haedar juga mengatakan, panasnya pilpres berlaku bagi pada kontestan. Padahal, kata dia, semestinya pihak yang akan memenangkan pemilu merupakan pemilik tanggung jawab besar dan mempunyai negara. 

    "Nabi pernah berpesan, 'kalau engkau kejar jabatan, itu jabatan akan memlilit lehermu'. Itu cara nabi memberikan pesan bahwa memegang jabatan itu berat. Jangan gembira kita menang dan mengusahakannya itu seperlunya saja," ujarnya. 

    Ia tak menampik ada kader-kader Muhammadiyah yang ikut berpolitik. Pihaknya akan menyediakan salah satu forum pada saat Tanwir Muhammadiyah untuk membahas hal itu. 

    "Politik harus bisa mencerahkan. Kami percaya anak-anak muda yang ikut menjadi tim sukses harus juga menjaga Muhammadiyah. (Muhammadiyah) tak boleh jadi ajang kontes tadi politik yang gaduh," ungkapnya. 






    (ALB)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id