Kubu Prabowo Bakal Hadirkan 30 Saksi di Sidang MK

    Whisnu Mardiansyah - 16 Juni 2019 07:04 WIB
    Kubu Prabowo Bakal Hadirkan 30 Saksi di Sidang MK
    Pertemuan tim hukum Prabowo-Sandi dengan LPSK. Foto: Medcom.id/Whisnu Mardiansyah.
    Jakarta: Tim kuasa hukum Prabowo-Sandi berencana menghadirkan puluhan saksi dalam sidang gugatan sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK). Kubu Prabowo meminta ada jaminan perlindungan dari potensi ancaman kepada para saksi yang dihadirkan. 

    "Sejauh ini sudah ada kurang lebih 30 saksi yang tersedia," kata Anggota Tim Kuasa Hukum Prabowo-Sandi, Iwan Satriawan di kantor Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Jalan Raya Bogor, Jakarta Timur, Sabtu, 15 Juni 2019.

    Namun, kata Iwan, muncul kekhawatiran dari para saksi akan keselamatan mereka baik saat maupun usai memberikan kesaksian. Para saksi meminta jaminan keamanan usai mereka memberikan keterangannya di persidangan. 

    "Pertanyaannya rata-rata dari mereka adalah apa jaminan keselamatan kami saat datang ke Jakarta. Kemudian, ketika dalam proses persidangan dan pulang ke daerah masing-masing," jelas Iwan. 

    Tim hukum pasangan 02 itu hari ini menggelar pertemuan dengan LPSK. Naun lembaga ini belum bisa memberikan perlindungan kepada saksi sengketa pemilu.

    "Kalau saksi itu tidak ada perlindungan, saya kira tidak ada orang yang akan mau memberikan testimoni tanpa ada jaminan perlindungan," tegasnya. 

    Baca juga: LPSK Tak Bisa Berikan Perlindungan Saksi Sengketa Pilpres

    Tim kuasa hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyambangi Kantor LPSK. Hal itu terkait perlindungan saksi yang akan dihadirkan dalam sidang pembuktian sengketa Pilpres 2019 di MK.

    "Kita mau konsultasi dulu sama teman-teman LPSK terkait dengan persidangan yang akan kita lakukan terutama untuk acara pembuktian," kata Anggota Tim Kuasa Hukum Prabowo-Sandi Denny Indrayana di kantor LPSK.

    Kubu Prabowo ingin ada jaminan perlindungan saksi dan saksi ahli yang akan dihadirkan di persidangan. Hal ini agar para saksi yang dihadirkan tidak mendapatkan intimidasi dari pihak tertentu yang dapat memengaruhi keterangan mereka saat sidang nanti."Karena kami akan ada saksi dan ahli yang mungkin membutuhkan peran dari LPSK," ungkap dia.



    (HUS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id