GP Ansor Sebut Kelompok Radikal Menginduk ke Salah Satu Paslon

Damar Iradat - 11 Januari 2019 15:28 wib
Ketua Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor (PP GP Ansor) Yaqut
Ketua Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor (PP GP Ansor) Yaqut Cholil Koumas. Foto: Medcom.id/Damar Iradat.

Jakarta: Ketua Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor (PP GP Ansor) Yaqut Cholil Koumas menyebut ada kelompok radikal yang menginduk pada salah satu pasangan calon presiden dan calon wakil presiden. Menurut dia, kelompok radikal itu menyusupi agenda kepentingan mereka untuk mendirikan negara Islam.
 
"Mereka bukan merusak pemilu, tapi menginduk dalam satu kontestasi, memasukkan agenda-agenda mereka, mendirikan negara Islam, khilafah islamiyah atau NKRI bersyariat," kata Yakut di Kompleks Istana Kepresidenan, Jumat, 11 Januari 2019.
 
Kendati demikian, Yakut tidak menyebut secara blak-blakan paslon mana yang diinduki oleh kelompok radikal tersebut. Menurut dia, yang pasti, kelompok-kelompok tersebut harus segera ditindak tegas.
 
Ia mengklaim kelompok radikal itu ditemukan di sejumlah daerah. Seperti Jawa Barat dan masih banyak di luar Pulau Jawa, salah satunya Riau.
 
Yaqut telah melaporkan hal tersebut kepada Presiden Joko Widodo. Sejumlah hal yang dilaporkan antara lain, soal kelompok radikal yang inign mendirikan negara selain Indonesia, serta beberapa pejabat Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan aparat sipil negara (ASN) yang disebut sudah disisipi paham radikal.

Baca: Mengintip 'Sel Tidur' Kelompok Radikal

Menurutnya, Presiden Jokowi menyampaikan terima kasihnya atas laporan dari GP Ansor terkait kelompok-kelompok radikal tersebut. Kini, ia menanti sikap tegas Presiden Jokowi dan pemerintah terkait hal tersebut.
 
"Kita akan berkonsolidasi untuk membantu negara, pemerintah, presiden, dalam hal ini melawan kelompok-kelompok ini," tutur dia.
 
Sebab, menurut dia, keberagaman suku, agama, dan golongan di Indonesia merupakan keniscayaan dari Tuhan yang tak bisa ditolak. Oleh sebab itu, maka keberagaman itu harus bisa dijaga.
 
"Tidak boleh ada orang yang memperjuangan negara lain di luar NKRI," tegas dia.
 
Kepala Staf Kepresidenan Jendral (Purn) Moeldoko mengatakan, Presiden Jokowi berterima kasih terhadap laporan dari GP Ansor. Moeldoko memastikan, laporan itu akan segera ditindaklanjuti.
 
"Ini sebuah upaya bagi presiden, membuka pintu selebar-lebarnya kepada siapapun untuk memberikan masukan atas hal-hal positif yang harus ditindaklanjuti," kata Moeldoko.




(FZN)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.