BNN Bantah Tudingan Prabowo soal Kartel Narkoba

    Candra Yuri Nuralam - 12 Maret 2019 13:55 WIB
    BNN Bantah Tudingan Prabowo soal Kartel Narkoba
    Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Heru Winarko. (Foto: MI/Rommy Pujianto)
    Jakarta: Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Heru Winarko menuding pernyataan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto soal kartel narkoba tak beralasan. Heru membantah tuduhan Prabowo tentang adanya 72 kartel narkoba memasuki Indonesia.

    "Yang ada di Indonesia ini tahun lalu ada 99 jaringan dan 80 jaringan yang sudah kita ungkap. Dari situ ada 23 jaringan internasional yang kita ungkap," kata Heru di gedung BNN, Cawang, Jakarta Timur, Selasa 12 Maret 2019.

    Heru menyebut penyataan Prabowo terlalu vulgar. Jaringan narkoba kerap ditemukan di Indonesia tapi kartel, kata Heru, belum bisa disebut ada di Indonesia.

    "Konotasinya, jaringan bisa dibilang kartel tapi kan kalau kartel punya pabrik dan lain-lain, yang kita ungkap ini jaringan," ujar Heru.

    Baca juga: Kubu Prabowo Puas Hasil Survei Internal

    Lebih lanjut, Deputi Pemberantasan BNN, Arman Depari menyebut ucapan kartel oleh Prabowo lebay. Selaras dengan pernyaraan Heru, Arman mengatakan tidak ada kartel narkoba di Tanah Air.

    "Kepala BNN (sebelumnya) Pak Budi Waseso memang pernah menyebut bahwa ada 72 sindikat yang beroperasi di Indonesia. Ini harus kita pahami bahwa dari waktu ke waktu sindikat yg beroperasi di Indonesia itu tidak selalu sama," ungkap Arman.

    Arman menjelaskan, sindikat dan kartel berbeda. Keduanya tidak bisa disamakan. "Kalau kartel itu lebih tepat untuk bisnis perjanjian dagang," pungkasnya.

    Sebelumnya, Prabowo menyampaikan pidato di kampus Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI) pada Jumat 8 Maret 3019. Prabowo awalnya berbicara soal bahaya narkotika yang menggerogoti generasi muda Indonesia. Prabowo kemudian menyampaikan data BNN sampai 2015 dan menyebut ada 72 kartel narkoba bermarkas di Indonesia.



    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id