KPU Menolak Revisi Visi Misi Prabowo-Sandi

Faisal Abdalla - 11 Januari 2019 12:57 wib
Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan -
Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan - Medcom.id/Faisal Abdalla.

Jakarta: Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan mengatakan dokumen visi dan misi pasangan calon presiden dan wakil presiden Pemilu 2019 tidak bisa diubah. Dokumen visi misi merupakan salah satu syarat pencalonan yang diserahkan saat pendaftaran. 

"Dokumen visi dan misi program itu kan bagian yang tak terpisahkan dari dokumen pencalonan capres-cawapres. Tahapan pencalonan capres-cawapres itu kan sudah berlalu," kata Wahyu ketika dikonfirmasi, Jumat, 11 Januari 2019. 

Wahyu mengaku Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengajukan perubahan dokumen visi misi melalui surat tertulis pada 9 Januari 2019. Namun, karena tahapan masa pencalonan sudah lewat, dokumen visi misi yang menjadi bagian dari dokumen pencalonan sudah tidak bisa diubah lagi. 

(Baca juga: BPN Klaim Perubahan Visi dan Misi Aspirasi Masyarakat)

Terlebih, lanjut Wahyu, KPU juga sudah memberikan kesempatan kepada kedua pasangan calon untuk memperbaiki dokumen visi misi beberapa waktu lalu. 

Meski dokumen tertulis visi misi sudah tak bisa diubah, dia menyebut perubahan visi misi dalam konteks komunikasi politik tetap dimungkinkan. Paslon dipersilakan menyampaikan ide dan gagasan baru kepada masyarakat. 

"Bahasa lainnya begini, dalam konteks dokumen maka sudah tidak dapat diubah lagi. Dalam konteks dokumen tertulisnya loh ya. Tetapi dalam bentuk komunikasi politik dalam tata ilmu, gagasan-gagasan, ide-ide, baru itu dipersilakan. Itu hak pasangan calon," kata dia. 

(Baca juga: Prabowo-Sandi Dianggap Rombak Total Visi Misi)
 


(REN)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.