• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 14 NOV 2018 - RP 51.058.936.361

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Ferdinand Tak Tahu Prabowo Disodorkan Draf Aliansi

Whisnu Mardiansyah - 09 November 2018 13:56 wib
Ketua Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat Ferdinand
Ketua Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean. Foto: Medcom.id/Adin.

Jakarta: Ketua DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean tidak tahu Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra pernah menyodorkan draf aliansi ke Prabowo Subianto. Demokrat merupakan partai terakhir yang deklarasi mendukung Prabowo-Sandi.
 
"Demokrat tidak pernah mengetahui draf aliansi dari Yusril," kata Ferdinand saat dihubungi Medcom.id, Jumat 9 November 2018.
 
Ferdinand mengatakan, Yusril tidak pernah membicarakan draf aliansi kepada Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono. "Sama sekali tidak pernah Demokrat membahas draf aliansi dari Yusril. Kami langsung bicara tentang aliansi koalisi dengan Prabowo," ujarnya.
 
Sebelumnya, Yusril  menyebut Prabowo mengabaikan draf aliansi yang pernah diusulkannya. Draf aliansi itu berisi kesepakatan partai-partai pengusung pasangan Prabowo Subianto-Sandiag Uno.

Baca: Gerindra Bantah Terima Draf Aliansi dari Yusril

Menurut Yusril, perlu ada format kesepakatan koalisi karena pemilu presiden dan legislatif digelar serentak. Tujuannya, agar pemilu dan kerja sama koalisi tidak menguntungkan salah satu partai saja.
 
Yusril beranggapan, jika partai koalisi hanya diajak mendukung Prabowo-Sandi tanpa format yang jelas, maka yang diuntungkan hanya Partai Gerindra. Sebab, di waktu yang sama para caleg akan saling bertempur untuk memperoleh kemenangan.
 
"Nanti Prabowo-Sandi menang pilpres, tetapi dalam pileg yang sangat diuntungkan hanya Gerindra. Sementara partai anggota koalisi yang lain babak belur," jelas Yusril.




(FZN)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.