9 Parpol Ditetapkan Lolos ke Senayan

    Nur Azizah - 31 Agustus 2019 12:07 WIB
    9 Parpol Ditetapkan Lolos ke Senayan
    KPU gelar rapat pleno penetapan jumlah kursi DPR hasil pemilu 2019 di Kantor KPU, Jakarta, Sabtu, 31 Agustus 2019. Foto: Nur Azizah/Medcom.id
    Jakarta: Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan perolehan suara partai politik (parpol) di Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019. PDI Perjuangan (PDIP) mendapat suara terbanyak dengan 27.053.961 suara sah atau sekitar 19,3%.

    Jumlah itu melebih ambang batas parlemen 5.598.832,40 atau 4%. Partai NasDem menduduki posisi lima besar dengan 12.561 792 suara sah atau 9, 05%.

    "Partai Gerindra dapat 17.594.839 atau 12,57% memenuhi ambang batas," kata Ketua KPU RI Arief Budiman dalam rapat pleno di Gedung KPU, Jakarta Pusat, Sabtu, 31 Agustus 2019.

    Partai Golkar membuntuti di posisi ketiga dengan 17.279.789 suara sah atau 12,31%. Posisi keempat direbut Partai Kebangkitan Bangsa dengan 13.570.097 suara sah atau sekitar 9,69%, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 11.490.063 suara atau 8,21%.

    Posisi keenam ditempati Partai Demokrat dengan 10.876.057 suara atau 7,77%. Partai Persatuan Pembangunan mengikuti dengan meraih 6.323.147 suara sah atau 4,52%, dan Partai Amanat Nasional 9.572.623 suara sah atau 6,84%.

    Sementara itu, sebanyak tujuh parpol gagal mengirim wakil untuk duduk di Senayan. Ketujuh parpol tersebut yakni Partai Persatuan Indonesia (Perindo) dengan  3.738.320 suara atau sekitar 2,67%, Partai Berkarya 2.929.495 suara sah atau 2,09%, Partai Solidaritas Indonesia mendapat 2.650.361 suara sah atau 1,89%, Partai Hanura meraup 2.161.507 suara atau 1,54%, serta Partai Garuda 702.536 suara sah atau 0,50%.

    "PBB dapat 1.099.848 suara, PKPI dapat 312.775 suara dan tidak memenuhi syarat ambang batas," ujar dia.

    Total jumlah seluruh suara sah parpol 139.970.810 suara. "Kita sahkan dan pemenuhan ambang batas 4 persen ini," kata Arief disusul ketukan palu sebanyak tiga kali.

    Penentuan perolehan kursi parpol didapat dari proses konversi suara menjadi kursi. Konversi ini hanya kepada parpol yang suaranya melampaui ambang batas parlemen.

    Proses konversi suara dilakukan dengan metode Sainte Lague. Parpol akan mendapat jatah kursi apabila perolehan suaranya masih yang terbesar setelah dibagi dengan bilangan pembagi 1, 3, 5, 7, dan seterusnya hingga alokasi kursi yang tersedia di dapil tertentu habis terbagi. 

    Setelah jumlah perolehan kursi parpol di setiap dapil diketahui, KPU akan menghitung jumlah suara yang diterima masing-masing caleg. Caleg dengan perolehan suara tertinggi di dapil tersebut yang berhak duduk di Senayan.



    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id