LIPI Sebut Pemilu Serentak Menyulitkan Masyarakat

    Insi Nantika Jelita - 29 Agustus 2019 08:23 WIB
    LIPI Sebut Pemilu Serentak Menyulitkan Masyarakat
    Ilustrasi Komisi Pemilihan Umum (KPU). Medcom.id/Faisal Abdalla.
    Jakarta: Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) merilis hasil survei mengenai Pemilu Serentak 2019 dan demokrasi di Indonesia. Sebanyak 74 persen responden mengaku kesulitan mencoblos lima surat suara dalam Pemilu Serentak 2019.

    "Alih-alih bisa memilih secara rasional kandidat untuk memimpin negara, para pemilih dipusingkan dengan hal-hal teknis karena surat suara yang harus dicoblos terlampau banyak," kata Peneliti P2P LIPI Wawan Ichwanudin di Gedung LIPI, Jakarta, Rabu, 28 Agustus 2019.

    Survei itu mencatat sebanyak 82 persen responden setuju pemilu serentak perlu ldiubah. Sedangkan 46,9 persen responden memilih skema pemilu terpisah antara pileg dan pilpres.

    "Hasil lainnya menyebutkan sebanyak 96 persen setuju bahwa dalam penyelenggaraan pemilu, perhatian peserta pemilu dan pemilih banyak ditujukan pada kontestasi pilpres ketimbang pileg," jelas Wawan.

    Hasil survei ini dijadikan sebagai potret hasil Pemilu Serentak 2019 dan dukungan demokrasi. Menurut LIPI, persepsi publik penting sebagai bahan evaluasi bagi pelaksanaan pemilu.

    LIPI juga merilis 72,3 persen warga menginginkan pemilihan presiden dan kepala daerah tetap dilakukan secara langsung. "Sebanyak 19,1 persen menyatakan setuju, 72,3 persen tidak setuju, dan 9,6 persen tidak menjawab," jelas Wawan.

    Survei dilakukan dengan mewawancarai akademisi, politikus, jurnalis senior, pengurus asosiasi pengusaha, tokoh agama, dan budayawan. Sampel survei berjumlah 1.500 responden dengan margin of erorr sebesar 2,53 persen. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka di 34 provinsi. Survei tersebut didanai Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).



    (DRI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id