KPU Minta Kepala Daerah Pahami Aturan Kampanye

Faisal Abdalla - 11 Januari 2019 19:02 wib
Komisioner Komisi Pemilihan Umum Hasyim Asyari. Foto: MI/Irfan.
Komisioner Komisi Pemilihan Umum Hasyim Asyari. Foto: MI/Irfan.

Jakarta: Komisi Pemilihan Umum (KPU) meminta kepala daerah memahami aturan kampanye Pemilu 2019. Kepala daerah diwajibkan cuti jika ingin mengikuti kegiatan kampanye.
 
Komisioner KPU Hasyim Asyari mengatakan gestur kepala daerah bisa berpotensi diterjemahkan sebagai kampanye.
 
"Bisa dianggap kampanye, bisa juga tidak. (Kampanye) kalau dilakukan di hari kerja ya pas ngacung itu harus cuti dulu," kata Hasyim di Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat
 
Namun jika kegiatan kampanye dilakukan di luar hari kerja, kepala daerah yang bersangkutan tak diwajibkan cuti. Hal ini sesuai Pasal 281 Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.
 
Pasal 281 Ayat 1 UU Pemilu mengatakan kampanye pemilu yang mengikutsertakan presiden, wakil presiden, gubenur, wakil gubernur, bupati, wakil bupati, wali kota, dan wakil wali kota harus memenuhi beberapa ketentuan.

Baca: Bawaslu Panggil Anies Baswedan

Mereka tidak boleh menggunakan fasilitas dalam jabatannya, kecuali fasilitas pengamanan bagi pejabat negara sebagaimana diatur dalam ketentuan peraturan perundang-undangan.
 
Pejabat juga menjalani cuti di luar tanggungan negara. Selain itu, cuti dan jadwal cuti dilaksanakan dengan memerhatikan keberlangsungan tugas penyelenggaraan negara dan penyelenggaraan pemerintahan daerah.
 
Hasyim meminta kepala daerah memahami aturan tersebut, "Ya harus ingat dan banyak baca aturan yah, aturan ada kan untuk ditaati," ujarnya.
 
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bogor segera memutus laporan terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait dugaan kampanye terselubung. Anies dilaporkan lantaran mengeluarkan gestur dua jari saat Konferensi Nasional Partai Gerindra.




(FZN)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.