Revisi Visi-Misi Paling Lambat Sebelum Kampanye

Faisal Abdalla - 11 Januari 2019 17:42 wib
Komisioner KPU Hasyim Asyari - Medcom.id/Faisal Abdalla.
Komisioner KPU Hasyim Asyari - Medcom.id/Faisal Abdalla.

Jakarta: Komisioner KPU Hasyim Asyari mengakui revisi visi misi calon presiden dan wakil presiden dibatasi. Ini lantaran visi misi merupakan salah satu syarat pencalonan. 

"Naskah visi-misi itu menjadi salah satu dokumen persyaratan ketika pendaftaran pasangan calon presiden dan wakil presiden," kata Hasyim di Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat, 11 Januari 2019. 

Hasyim menyebut KPU memberikan kesempatan kepada pasangan calon untuk merevisi dokumen visi-misi. KPU mempertimbangkan paslon membutuhkan waktu untuk mempelajari data-data dan merumuskan visi-misi. 

(Baca juga: BPN Klaim Perubahan Visi dan Misi Aspirasi Masyarakat)

Namun, revisi dibatasi sebelum masa kampanye dimulai pada 23 September 2018 lalu. Hal ini lantaran visi-misi merupakan materi yang harus disosialisasikan paslon selama masa kampanye. 

"Kalau kemudian (dokumen visi-misi) berubah-ubah kan jadi problem," tandas dia. 

Kubu pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno meminta revisi visi misi. Namun, hal itu tidak dikabulkan. 
 


(REN)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.