KPU Sudah Punya Sikap Terkait OSO

Faisal Abdalla - 10 Januari 2019 19:09 wib
Komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi--Medcom.id/Faisal Abdalla.
Komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi--Medcom.id/Faisal Abdalla.

Jakarta: Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memerintahkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) memasukan nama Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO) ke dalam daftar calon tetap (DCT) anggota DPD. KPU sudah memiliki sikap menanggapi putusan tersebut.

"Pleno sudah selesai semalam. Tapi prinsipnya kami sudah punya sikap," kata Komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi di Hotel Bidakara, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis, 10 Januari 2019.

Namun Pramono masih enggan menyampaikan bagaimana sikap KPU terhadap putusan Bawaslu. KPU masih menunggu salinan putusan secara resmi dari Bawaslu.

KPU juga masih membuka peluang untuk berdiskusi dengan para ahli terkait putusan ini. Apalagi, KPU masih memiliki waktu dua hari lagi untuk mengeksekusi putusan ini.

"Ya ini kan putusan sangat penting. Sehingga ini bukan saja sikap KPU tapi bisa jadi ini kami nanti mendengar pandangan beberapa pihak," tandas Pramono.

Baca: Kasus OSO, KPU dan Bawaslu Lalai Sejak Awal

Bawaslu mengabulkan gugatan Ketua Umum Partai Hanura, OSO terhadap KPU terkait pencalonan anggota DPD. Bawaslu meminta KPU memasukan nama OSO dalam DCT anggota DPD.

"Memutuskan terlapor (KPU) terbukti melakukan pelanggaran administrasi," kata Ketua Bawaslu Abhan di Gedung Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu, 9 Januari 2019.

Disaat yang sama Bawaslu tetap berpendapat keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) nomor 30/PUU-XVI/2018 yang pada pokoknya melarang pengurus partai politik nyaleg anggota DPD berlaku pada pemilu 2019. Bawaslu juga menilai terpilihnya pengurus parpol menjadi anggota DPD bertentangan dengan hakikat DPD dan berpotensi menimbulkan konflik kepentingan.

"Jika calon anggota DPD terpilih maka partai politik dari mana calon anggota DPD berasal secara faktual akan memiliki wakil baik di DPR dan DPD," lanjut Abhan.

Atas dasar itu, Bawaslu memerintahkan KPU menetapkan OSO sebagai calon terpilih sepanjang yang bersangkutan telah mengundurkan diri sebagai pengurus parpol selambat lambatnya satu hari sebelum penetapan anggota calon terpilih anggota DPD.

"Memerintahkan kepada terlapor untuk tidak menetapkan Saudara Oesman Sapta sebagai calon terpilih pada Pemilihan Umum tahun 2019 apabila tidak mengundurkan diri sebagai pengurus Partai politik paling lambat satu hari sebelum penetapan calon terpilih anggota Dewan Perwakilan Daerah," tutup Abhan.


(YDH)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.